Gejala Fisik dan Psikis Korban Kecanduan Ganja

Posted on

Ganja berasal dari tanaman cannabis sativa, sering juga disebut gele atau cimeng. Tumbuhan ini mengadung zat narkotika yang memabukkan. Cara pemakaiannya dengan dihisap seperti rokok. Ganja bisa menyebabkan ketergantungan karena sama dengan narkotika. Dalam artikel ini akan diuraikan tentang gejala dan dampak penggunaan ganja.

Gejala fisik

  • Jantung berdebar
  • Bola mata kemerahan, karena pembuluh darah kapiler pada bola mata melebar
  • Nafsu makan bertambah
  • Mulut kering

Gejala psikis

  • Hilaritas ( kegaduhan)
  • Perasaan tertekan
  • Halusinasi
  • Euporia atau rasa gembira yang berlebihan
  • Perubahan persepsi tentang ruang dan waktu
  • Berkurangnya daya ingat
  • Meningkatnya kepekaan visual dan pendengaran
  • Agresif
  • Merasa bahwa penampilan dirinya keren meskipun kenyataannya sebaliknya
  • Banyak bicara dan merasa bahwa pembicaraannya itu hebat.
PELAJARI:  Usus Halus (Intestinum Tenue)

Pemakaian ganja secara terus -menerus dalam dosis tinggi akan menimbulkan dampak sebagai berikut:

Dampak Fisik

  • Radang paru-paru ( Brochitis) dan iritasi serta pembengkakakkan saluran nafas
  • Kerusakan sel-sel otak dan menurunnya kerja otak.
  • Memperburuk aliran darah koroner
  • Menekan produksi leukosit
  • Menurunkan kadar hormon pertumbuhan dan kelamin
  • Menimbulkan kanker
  • Menurunnya kelincahan bergerak

Dampak Psikis

  • Menurunnya semangat, timbulnya gejala amotivasional
  • Menurunnya kemampuan membaca dan menghitung
  • Menurunnya kemampuan bergaul
  • Apatis
  • Memicu terjadinya gangguan jiwa seperti gangguan jiwa skizofernia