Jenis Tanah Berdasarkan Komposisi Penyusunnya

Posted on

Tanah termasuk kedalam lapisan teratas permukaan bumi dan berasal dari pelapukan batuan yang bercampur sisa-sisa makhluk hidup (tumbuhan dan hewan) yang telah mati selama berjuta-juta tahun. Batuan mengalami perubahan akibat pengaruh perubahan cuaca, suhu, dan tekanan udara sehingga memuai kemudian pecah menjadi batuan kecil dan butiran halus. Pada waktu hujan turun, butiran-butiran halus tersebut terbawa air dan mengendap di suatu tempat sehingga terbentuklah tanah yang kaya mineral.

Jenis tanah yang berasal dari hasil pelapukan batuan tentunya berbeda antara tempat yang satu dengan tempat yang lainnya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh jenis batuan yang membentuknya. Berdasarkan komposisi penyusunnya, tanah dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu tanah berpasir, tanah berhumus, dan tanah liat.

  1. Tanah berpasir
PELAJARI:  Pengertian dan Perbedaan Antara Lahan Potensial dan Lahan Kritis

Tanah berpasir tergolong jenis tanah yang gembur dan mudah dilalui oleh air. Tanah jenis tersebut mengandung sedikit bahan organik yang berasal dari makhluk hidup. Hal inilah yang menyebabkan tanah berpasir tidak begitu subur.

2. Tanah berhumus

Humus terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan. Tanah tersebut mengandung banyak humus merupakan jenis tanah yang memiliki kesuburan yang sangat baik. Tanah jenis ini memiliki kemampuan untuk menahan air dan merupakan tanah yang paling subur dibandingkan dengan jenis tanah lainnya.

3. Tanah liat

Jenis tanah ini biasanya banyak dipakai untuk pembuatan keramik dan kerajinan lainnya. Tanah ini apabila dalam keadaan basah tanah ini lengket dan sangat elastis. Tanah jenis ini sulit untuk dilalui oleh air dan tidak banyak mengandung bahan organik.

PELAJARI:  Pengertian Hidrosfer, Siklus Hidrologi Serta Perairan Darat dan Perairan Laut

Tanah tersusun atas humus, butir tanah liat, pasir, kerikil. Semua bagian penyusun tanah tersebut, berasal dari hasil pelapukan batuan. Berikut adalah lapisan penyusun tanah.

4. Tanah lapisan atas

Tanah lapisan atas memiliki warna gelap kehitam-hitaman. Sifat dari tanah tersebut yaitu sangat gembur dan subur. Lapisan tanah ini memiliki banyak mengandung humus dan berbagai jasad hidup. Tanah lapisan atas banyak digunakan untuk lahan pertanian dan perkebunan.

5. Tanah lapisan tengah

Tanah lapisan tengah ini memiliki warna lebih muda daripada warna tanah lapisan atas. Sifatnya kurang subur karena kadar humus dan jasad hidup di dalamnya sedikit.

6. Tanah lapisan bawah

Tanah lapisan bawah struktur tanah ini sangat keras. Terdiri dari campuran batu, pasir, dan tanah keras. Lapisan ini juga disebut juga lapisan anorganik karena tidak subur. Pada lapisan batuan lapisan bawah terdapat berbagai bahan tambang.

PELAJARI:  Hal yang Menjadi Pemicu Pergerakan Air Laut