Mengidentifikasi Teks Tanggapan Kritis

Posted on

Pada Tugas 4 ini kamu diajak untuk mengidentifikasi unsur kebahasaan pada teks tanggapan kritis. Unsur kebahasaan ini adalah ciri yang bisa membedakan teks tanggapan kritis dengan teks lain. Misalnya, penggunaan ungkapan untuk menguatkan dan melemahkan, ungkapan untuk melihat sudut pandang orang lain, ungkapan untuk menggambarkan penegasan ulang, urutan bilangan, dan gaya bahasa. Untuk lebih jelas, perhatikan uraian berikut.

Ungkapan tanggapan dapat dibagi menjadi beberapa ungkapan berikut.

a) Ungkapan tanggapan yang menguatkan atau menyetujui pikiran
penulis atau pelempar gagasan

  • Ide tersebut sangat tepat.
  • Pendapat yang dikemukakan penulis sangat tepat.
  • Saya sependapat dengan hal itu.

b) Ungkapan tanggapan yang menolak atau tidak menyetujui pikiran
penulis

  •  Tentu pandangan-pandangan itu dapat terbantahkan.
  • Pendapat yang penulis ungkapkan tidak berdasarkan fakta.
  • Saya tidak sependapat dengan hal itu.

c) Ungkapan tanggapan yang mengungkapkan sudut pandang orang lain

  • Dia mengatakan bahwa ….
  • Dia berpendapat bahwa ….
  • Penulis menyatakan bahwa ….

d) Ungkapan tanggapan yang menggambarkan simpulan dari data orang
lain

  • Data yang disajikan menunjukkan bahwa ….
  • Simpulan tulisan itu menunjukkan bahwa ….
  • Alasan yang disampaikan penulis tidak tepat.
PELAJARI:  Macam-Macam Ungkapan atau Idiom

e) Ungkapan tanggapan yang menggunakan gaya bahasa/majas penghalusan

  • Saya setuju dengan pendapat itu, tetapi ….
  • Data yang dikumpulkan sudah cukup lengkap, tetapi ….
  • Secara umum saya sepakat dengan penulis, tetapi saya mempunyai landasan berpikir sendiri dalam hal itu.

f) Ungkapan tanggapan yang menggunakan kata bilangan atau urutan
informasi

  • Alasan pertama adalah ….
  • Alasan kedua dapat dikemukakan bahwa ….
  • Dasar berikutnya sebagai penguat pendapat saya adalah ….

Teks tanggapan kritis ternyata memiliki unsur kebahasaan khusus yang belum tentu ditemukan di dalam teks jenis lain. Untuk menambah pemahamanmu, kamu diminta mengamati teks “Pesawat Kepresidenan” di atas kembali.

Kemudian, kerjakan tugas berikut sesuai dengan perintah. Agar lebih mudah, kerjakan dalam format seperti berikut!

Jenis Ungkapan : Ungkapan penguatan

Kata/frasa yang digunakan

  • Pembelian pesawat kepresidenan juga bukan hal yang menghilangkan kepekaan terhadap rakyat.
  • Alasan keamanan, keefisienan, keluasan negara, dan kebanggaan merupakan hal yang lebih utama jika dibandingkan dengan data-data dari masyarakat yang menolak pembelian itu, sifatnya tampaknya emosional.
  • Pembelian pesawat kepresidenan sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas, keamanan, kenyamanan, dan efektivitas kegiatan Presiden yang sangat padat itu.
PELAJARI:  Mengungkapkan Unsur Kebahasaan Teks Prosedur

Jenis Ungkapan : Ungkapan pelemahan

Kata/frasa yang digunakan

  • Alasan ekonominya adalah pesawat tersebut memiliki biaya operasional yang sangat tinggi.
  • Alasan sosialnya adalah pada saat rakyat belum terentaskan dari kemiskinan para pejabat menikmati fasilitas negara yang mewah.
  • Alasan keamanan dan politiknya adalah saat ini dengan pesawat komersial keamanan pejabat masih dapat tertangani dengan baik.

Jenis Ungkapan : Ungkapan sudut pandang orang lain

Kata/frasa yang digunakan

  • Dalam perhitungan baru, pesawat untuk RI-1 ini bisa menghemat biaya perjalanan hingga Rp114 miliar per tahun.
  • Sekretaris Negara mengklaim bahwa jauh lebih murah memiliki pesawat kepresidenan sendiri daripada menyewa pesawat dari maskapai Garuda Indonesia seperti yang selama ini dilakukan.
  • Sistem carter ini tidak menguntungkan karena semakin sering Presiden melakukan lawatan, biaya terus meningkat.
  • Pada 2006 misalnya, anggaran lawatan dinas Presiden Rp75 miliar, tahun 2007 melonjak menjadi Rp175 miliar, dan tahun 2009 naik lagi ke angka Rp180 miliar.

Jenis Ungkapan : Ungkapan simpulan dari data orang lain

Kata/frasa yang digunakan

  • Pesawat itu dibeli dengan harga Rp820 miliar dan mulai dibuat sejak 2011. Pesawat itu mampu terbang sekitar 10—12 jam, mampu menghalau peluru kendali, dapat mendarat di bandara kecil, bisa memuat rombongan Presiden hingga 50 orang, dan memiliki peralatan navigasi, komunikasi, sistem keamanan, isolasi kabin, dan hiburan khusus selama penerbangan.
  • Dari total US$91,2 juta atau Rp820 miliar biaya yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia untuk membeli BBJ2, US$58,6 juta dialokasikan untuk badan pesawat, US$27 juta guna interior kabin, US$4,5 juta bagi sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.
PELAJARI:  Pengertian Tajuk Rencana Beserta Contohnya

Jenis Ungkapan : Gaya bahasa penghalusan

Kata/frasa yang digunakan

  • Penanggap sebenarnya sepakat dengan kesimpulan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk memiliki pesawat kepresidenan sendiri. Akan tetapi, alasan yang tepat sebagai tanggapan terhadap permasalahan tersebut juga merupakan hal yang sangat rasional.
  • Pada zaman Presiden Gus Dur sudah ada wacana pembelian pesawat kepresidenan itu, tetapi dengan mempertimbangkan biaya yang sangat tinggi akhirnya rencana tersebut tidak direalisasikan.