Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi

Posted on

Laporan adalah informasi yang berisi penyampaian berita, keterangan, atau pemberitahuan setelah melakukan observasi secara langsung yang berdasarkan fakta. Dalam hal menyusun laporan tentu berbeda dengan menulis artikel. Pada dasarnya menyusun laporan berarti kita menyusun kembali hasil pengamatan/penelitian yang sudah dilakukan secara sistematis.

Langkah-langkah menyusun teks hasil observasi 

  • Menentukan topik yang akan ditulis
    Topik bisa berisi tentang tumbuhan, hewan, fenomena alam sekitar, objek buatan manusia, dan lain-lain yang dapat dicari sumbernya.
  • Menyusun kerangka laporan
    Kerangka laporan disusun berdasarkan objek atau peristiwa yang ingin dilaporkan
  • Menentukan informasi yang diperlukan dan cara mencari informasi
  • Menata informasi yang diperoleh sesuai struktur teks hasil observasi, yaitu definisi umum, deskripsi bagian, dan simpulan.
  • Memvariasikan kalimat dan pengembangan paragraf pada tekslaporan hasil observasi dengan memeriksa lagi hasil tulisan.

Kamu sudah berlatih mengembangkan gagasan menjadi paragraf. Untuk menambah pemahaman kamu tentang teks laporan hasil observasi, buatlah sebuah teks laporan hasil observasi secara individu! Kamu bisa mengkonsultasikan tema yang akan kamu kembangkan dengan guru di kelasmu.

Ikutilah langkah-langkah berikut.

1) Tentukan objek yang akan kamu amati!

2) Susunlah jadwal observasi yang akan kamu lakukan!

3) Lakukanlah observasi terhadap objek tersebut dengan menyiapkan pertanyaan atau poin-poin pengamatan terlebih dahulu!

4) Catatlah hasil observasi kamu! Bila memungkinkan ambil foto dan videokan observasimu.

5) Susunlah teks laporan hasil observasimu dengan memperhatikan ketepatan isi, struktur, dan kaidah kebahasaannya.

6) Presentasikan teks laporan hasil observasimu di hadapan teman-temanmu.

7) Berilah tanggapan (kritik dan saran) terhadap teks eksposisi yang disajikan temanmu.

8) Publikasikan teks laporan hasil observasimu di majalah dinding, majalah sekolah, blog, atau di media cetak.

Jenis – Jenis Minuman

Minuman adalah segala sesuatu yang dapat di konsumsi dan dapat menghilangkan rasa haus, biasanya berbentuk cair. Minuman dapat dibedakan berdasarkan khasiatnya sebagai obat atau tidak, penggunaan pewarna, dan produksi yang menghasilkan minuman tersebut.

PELAJARI:  Menganalisis Teks Negosiasi

Minuman ada yang berkhasiat bagi tubuh, ada juga yang hanya sebagai penghilang rasa haus. Minuman yang berkhasiat bagi tubuh dapat dibuat sendiri, bisa dibuat dari sayuran dan buah – buahan yang di blender dan menghasilkan jus. Jus banyak mengandung vitamin dan serat yang baik untuk kesehatan, dan bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Minuman yang hanya menghilangkan rasa haus juga banyak beredar, seperti air putih dalam kemasan yang diminum dalam keadaan haus atau minuman kemasan yang tidak mengandung vitamin dan serat.

Minuman banyak warnanya, pewarna yang digunakan ada yang alami ada juga yang buatan. Pewarna alami adalah pewarna yang mengandalkan bahan – bahan yang tersedia di alam, seperti kunyit yang menghasilkan warna kuning. Biasanya digunakan untuk minuman yang berkhasiat bagi tubuh, contohnya digunakan pada jamu. Pewarna buatan adalah pewarna yang terbuat dari bahan kimia ataupun bahan alami yang diproses secara kimiawi, seperti pewarna tartrazin yang menghasilkan warna kuning. Biasanya digunakan untuk minuman yang di produksi secara massal di pabrik, contohnya minuman – minuman yang di jual di supermarket.

Minuman yang beredar, ada yang di produksi secara massal di pabrik ada juga yang di buat di industri rumahan. Minuman produksi pabrik jika dilihat dari tampilannya, kemasan yang digunakan lebih menarik, terdapat nama pabrik dan kode produksinya, terdapat tanggal kadaluarsa, dan terdapat bar kode untuk penjualan di supermarket. Sedangkan minuman produksi rumahan, kemasan yang digunakan sederhana, tidak ada bar kode yang digunakan untuk penjualan di supermarket, dan jarang mencantumkan tanggal kadaluarsa pada kemasannya.

Pernahkah kamu membaca buku-buku ilmu pengetahuan, selain buku teks pelajaran? Setelah kamu membacanya, bagaimana tanggapanmu mengenai isi buku tersebut? Pada pelajaran ini kamu akan belajar bagaimana melaporkan buku yang dibaca. Buku tersebut adalah buku nonfiksi, berupa buku pengayaan. Untuk dapat melaporkannya, kamu harus membaca dan memahami isi yang terkandung di dalam buku.

PELAJARI:  Laporan Membaca Buku

Kegiatan 1
Kegiatan membaca sangat berguna. Dari kegiatan membaca, kita memperoleh banyak pengetahuan, wawasan, atau informasi berharga. Banyak sumber bacaan yang dapat kamu baca. Namun, saat ini kamu belajar dari membaca buku nonfiksi. Salah satu jenis buku nonfiksi adalah buku-buku pengayaan. Buku-buku ini akan memperkaya pengetahuanmu, keterampilanmu, dan sikapmu.

Projek membaca ini dilaporkan secara mandiri. Oleh karena itu, langkah-langkah yang harus kamu lakukan adalah, sebagai berikut:

1) Carilah buku nonfiksi (buku pengayaan) di perpustakaan.Buku yang kamu baca bukan buku teks pelajaran. Pinjamlah buku tersebut kepada petugas untuk kamu baca selama satu minggu.

2) Jika kamu memiliki uang, pergilah ke toko buku. Carilah buku nonfiksi yang dapat kamu miliki untuk dibaca.

3) Mulailah mempersiapkan kegiatan membaca, dengan menyiapkan buku tulismu untuk melaporkan kegiatan membaca minggu ini.

4) Tuliskanlah judul buku, nama penulis, penerbit, tahun terbit, dan kota terbit.

5) Amatilah daftar isi buku tersebut. Bacalah sekilas daftar isinya, kemudian tuliskanlah, ada berapa bab isi buku tersebut.

6) Sebelum membaca, berdasarkana daftar isi buku kamu susun pertanyaan yang mungkin akan kamu dapatkan dari isi buku. Pada buku laporan membaca, tuliskanlah pertanyaan-pertanyaan yang ingin kamu dapatkan jawabannya dari membaca isi buku.

7) Mulailah membaca. Jika buku itu milikmu, ketika kamu membaca tandailah butir-butir penting dari setiap sub-bab yang dibaca. Jika buku itu milik perpustakaan, setiap kamu membaca butir-butir penting, tuliskanlah pada buku laporan membaca.

8) Setiap kamu akan mulai membaca, tuliskan terlebih dahulu hari, tanggal, dan waktu kamu membaca agar kegiatanmu terdata.

9) Lakukanlah kegiatan membaca buku tersebut selama satu minggu.

10) Jika kamu sudah selesai membaca buku, susunlah laporan kegiatan tersebut dalam buku rekaman tertulis kegiatan membaca. Untuk membantu kamu melaporkan kegiatan membaca, berikut ini contoh format yang dapat kamu buat.

PELAJARI:  Menelaah dan Merevisi Teks Rekaman Percobaan "Membuat Termometer Sederhana"

Laporan Kegiatan Membaca Buku

 

Judul buku : Kumpulan Kisah Inspiratif Tips Meraih
Beasiswa, dari Penerima Beasiswa Seluruh Dunis
Pengarang : Tony Dwi Susanto, Ph.D
Penerbit, tahun terbit : Media Mandiri, 2012
Jenis buku : noniksi buku motivasi
Tebal buku : xiii + 201

a. Kegiatan Prabaca

Pertanyaan Sebelum Membaca
1 Jenis beasiswa apa yang dapat diperoleh dari lur negeri?
2 Dari negara mana sajakah beasiswa dapat diperoleh?
3 Persyaratan apa yang harus dipenuhi oleh pelamar beasiswa luar negeri?
4 Darimana mendapatkan informasi tentang beasiswa ke luar negeri?
5 Karier apa yang dijalani para peraih beasiswa luar negeri itu setelah lulus?

b. Kegiatan Pascabaca

1. i-xii
Bagian ini berisi Kata pengantar dari Mendikbud saat itu, M. Nuh, Yusril Ihza Mahendra, Najwa Sihab;dkk; dan kata pengantar. 1. M. Nuh penerbitan buku ini akan menginspirasi
para pembacanya untuk mendapatkan beasiswa ke berbagai negara serta mencerdaskan bangsa.

2. Yusril Ihza Mahendra menyatakan “Kalau tak berani menyeberang lautan, takkan pernah mendapat tanah tepi.” Beasiswa dari negara mana sajakah yang akan dibahas dalam buku ini?
Apa makna “Kalau tak berani menyeberang lautan, takkan pernah mendapat tanah tepi.”
Maknanya bila seseorang tidak mau merantau dia tidak akan mendapat pengetahuan dan pengalaman dari daerah negara lain.

3. Najwa Shihab : Buku ini membagi tips tentang bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke berbagai negara dengan berbagai latar belakang profesi.

4. Dalam kata pengantar disebutkan bahwa selain untuk berbagi tips dan pengalaman mendapatkan beasiswa dari berbagai belahan dunia, buku ini juga akan dijadikan donasi ke sekolah pesantren panti asuhan.