Mempertunjukkan Salah Satu Tokoh dalam Drama yang Dibaca atau Ditonton secara Lisan

Posted on

Di bagian ini kamu akan menelaah bagian-bagian penting dalam naskah drama yang dibaca atau ditonton dan menampilkan satu tokoh dalam drama yang dibaca.

Kegiatan 1

Menelaah Bagian-Bagian Penting dalam Naskah Drama yang Dibaca atau Ditonton

Untuk menulis naskah drama, sekurang-kurangnya kita dapat menggunakan tiga sumber, yakni dari karya sudah ada, semacam dongeng, cerpen, ataupun novel. Bisa juga berdasarkan imajinasi dan pengalaman sendiri maupun orang lain.

Membuat naskah drama dari karya yang sudah ada tidak begitu sulit. Hal ini karena ide cerita, alur, latar, dan unsur-unsur lainnya sudah ada. Dalam hal ini, kita hanya mengubah formatnya saja ke dalam bentuk dialog. Seperti yang kita ketahui bahwa ciri utama drama adalah bentuk penyajiannya yang semua berbentuk dialog. Oleh karena itu, tugas kita dalam hal ini adalah mengubah seluruh rangkaian cerita yang ada dalam novel ke dalam bentuk dialog.

PELAJARI:  Mengidentifikasi Pasangan Tuturan dalam Teks Negosiasi

Selain itu, kita bisa menggunakan pengalaman. Kita akan mudah menceritakannya ke dalam bentuk drama karena kejadiannya teramati, terdengar, dan bahkan terasakan secara langsung. Karangan itu akan lebih lengkap karena melibatkan banyak indra, tidak hanya penglihatan ataupun pendengaran, tetapi juga indra-indra lainnya.

Oleh karena itu, daripada berpayah-payah, jadikanlah pengalamanmu sebagai bahan untuk menulis drama. Caranya adalah sebagai berikut.

  1. Daftarkanlah pengalaman-pengalamanmu yang paling menarik.
  2. Pilihlah satu pengalaman yang memiliki konflik yang kuat dan melibatkan cukup banyak tokoh.
  3. Catatlah nama-nama tokoh beserta karakternya. Jelaskan pula latarnya, baik waktu, tempat, dan suasananya.
  4. Catat pula topik-topik yang akan dikembangkan dalam drama tersebut.
  5. Kembangkanlah topik-topik itu ke dalam bentuk dialog.
PELAJARI:  Melengkapi Informasi dalam Proposal secara Lisan

Naskah drama juga dapat bersumber dari peristiwa sehari-hari. Peristiwa itu ditata dan diperkaya dengan inspirasi dan imajinasi kita sendiri. Dengan demikian, untuk menuliskannya, kita pun bisa mengawalinya dari perilaku yang biasa kita alami atau kita saksikan sendiri. Perilaku itu, misalnya, ketika beradu tawar dengan penjaga kantin, memohon izin pada guru untuk memperoleh dispensasi sekolah, menyambut kedatangan tamu, membagikan sumbangan kepada para korban bencana alam.

Tugas

  1. Carilah naskah drama di majalah, buku, ataupun yang ditonton!
  2. Tentukanlah bagian-bagian penting yang ada di dalam naskah tersebut, yaitu tema, alur, tokoh, latar, amanat, dan maksud penulis membuat naskah drama tersebut!
  3. Berilah pendapat mengenai isi naskah drama tersebut!

Contoh Jawaban

Pada jawaban ini, peserta didik mencari naskah drama baik yang terdapat dalam majalah, surat kabar, buku, internet, ataupun yang ditonton. Tentukan bagian-bagian dalam naskah tersebut meliputi tema, alur, tokoh, latar, amanat, dan maksud penulis, serta memberi pendapat mengenai isi naskah tersebut.

PELAJARI:  Menjelaskan Cara Menyampaikan Pengajuan dan Penawaran

Setelah membaca kutipan naskah Zaman Karya Sri Kuncoro maka kita dapat mengetahui unsur-unsur intrinsiknya, yaitu :

Tema : kehidupan sosial
Tokoh : Ayah, Ibu, Anak 1(Maman), Anak 2 (Martha)
Watak tokoh : Ibu berwatak khawatir dan penyayang, Martha berwatak pembela keadilan
Amanat : jika ingin beraktivitas setelah pulang sekolah (kuliah) sebaiknya izin dahulu kepada orang tua agar mereka tidak khawatir
Latar : Dalam rumah ketika hujan akan turun