Kepercayaan Animisme, Dinamisme Serta Food Gathering

Posted on

Kepercayaan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau, kepercayaan semata bukanlah jaminan kebenaran.

Kepercayaan Animisme

Animisme berasal dari bahasa latin yaitu anima yang berarti Roh, kepercayaan animisme adalah suatu kepercayaan bahwa segala sesuatu yang ada dibumi baik itu hidup ataupun mati mempunyai roh. Kepercayaan animisme mempercayai bahwa setiap benda di Bumi ini (seperti kawasan tertentu, gunung, laut, sungai, gua, pohon dan batu besar) memiliki jiwa yang harus dihormati agar tidak mengganggu manusia, Tetapi malah membantu kehidupan mereka.

PELAJARI:  Terbentuknya Jaringan Nusantara Melalui Perdagangan

Menghormati dengan cara melakukan pemujaan dan memberikan sesaji biasa di lakukan oleh penganut animisme. Bagian dari kepercayaan ini adalah adanya roh-roh orang yang telah meninggal, kepercayaan ini mempercayai jika roh orang yang telah meninggal dapat masuk ke tubuh hewan.

Kepercayaan Dinamisme

Dinamisme berasal dari bahasa yunani dunamos yang mempunyai arti kekuatan atau daya, Kepercayaan dinamisme adalah kepercayaan yang menyakini bahwa semua benda-benda yang ada di dunia ini baik hidup atau mati mempunyai daya dan kekuatan ghaib. Benda-benda tersebut dipercaya dapat memberi pengaruh baik dan pengaruh buruk bagi manusia.

Benda-benda yang dianggap mempunyai kekuatan contohnya : Benda pusaka, tombak, keris, gamelan dan lambang kerajaan.

PELAJARI:  Sejarah Kelahiran Dan Perkembangan Antropologi

Animisme dan Dinamisme merupakan kepercayaan yang sudah ada sejak zaman manusia purba Dan memiliki akar budaya yang kuat di indonesia, hingga saat ini masih ada masyarakat yang mempercayai kepercayaan ini. Semoga pembahasan tentang pengertian animisme dan dinamisme ini bermanfaat bagi pembaca semua.

Sedangkan yang dimaksud dengan food gathering adalah manusia purba yang masih mencari makanan untuk kebutuhannya, pada zaman tersebut, manusia mengandalkan makanan dari alam, jadi bila sumber makanan di tempat tersebut habis, mereka akan pindah ke tempat yang baru, (nomaden)