Pengertian Komposisi Dalam Menggambar

Posted on

Komposisi adalah penyusunan atau penataan dan penempatan objek atau unsur-unsur gambar yang ada di suatu lokasi kedalam frame/bingkai/view finder kamera,yang nantnya akan disampaikan kepada penonton, dengan mengedepankan mesage tertentu yang telah direncanakan dengan baik. Tujuan pengaturan komposisi adalah supaya orang atau khalayak penonton dapat dengan mudahmelihat objek yang menarik (Interest point of object) secara jelas, dengan kecerahan, kontras, tekstur warna, dan, ketajaman (picture sharp-ness) dengan nyaman.

Prinsip komposisi merupakan cara menyusun dan mengatur objek gambar yang digunakan sebagai model gambar sehingga hasil gambar tampak menarik dan indah. Komposisi dapat dibuat melalui bentuk objek gambar, warna objek gambar, jenis objek gambar, dan latar belakang objek gambar. Adapun beberapa bentuk komposisi menggambar antara lain:

  1. Komposisi Simetris: benda/model yang menjadi objek gambar diletakkan pada posisi seimbang antara kiri dan kanan, serta memiliki keseimbangan dalam bentuk dan ukurannya.
  2. Komposisi Asimetris: benda diletakkan dalam posisi tidak sama, baik dalam posisi maupun ukurannya namun masih tetap memperhatikan proporsi, keseimbangan, dan kesatuan antar benda/objek gambar.
  3. Komposisi Sentral: pusat perhatian benda/objek gambar terletak di tengah-tengah bidang gambar. Penempatan model diatur dengan proporsi bentuk model dan diatur seimbang dan memiliki kesatuan antar benda.
PELAJARI:  Seni Tari Berdasarkan Koreografi

Komposisi dalam menggambar adalah susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, keselarasan dalam suatu karya seni rupa. Gambar bentuk yang baik harus memperhatikan komposisi sehingga gambar yang dibuat dapat menghasilkan kesan yang seimbang, menyatu, berirama dan selaras. Adapun maksud dari keempat hal tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Keseimbangan adalah penggambaran objek benda yang memberikan adanya kesan keseimbangan antara bagian-bagiannya, artinya tidak terkesan berat disalah satu sisi dan ringan di sisi yang lainnya.
  2. Kesatuan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan adanya kesatuan unsure-unsur yang terpadu. Kestuan artinya keterpaduan dari bagian-bagian gambar, tidak terkesan terbelah atau terpisah.
  3. Irama adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan pergerakan dengan alur yang teratur.
    Gambar yang terkesan ritmisnya akan terasa enak dipandang mata, lain dengan gambr yang acak-acakan dan tidak jelas pengaturan objeknya.
  4.  Keselarasan adalah suatu penggambaran objek yang memberikan kesan kesesuaian antara bagian yang satu dengan bagin yang lainnya didalam suatu benda, atau benda yang satu dengan benda yang lain dipadukan menjadi satu bagian yang selaras
PELAJARI:  Musik yang Berkembang Pada Zaman Pertengahan

Adapula pengartian lain daripada komposisi adalah penyusunan atau penataan dan penempatan objek atau unsur-unsur gambar yang ada di suatu lokasi kedalam frame atau bingkai atau View finder kamera, yang nantinya akan disampaikan kepada penonton , dengan mengedepankan pesan tertntu yang telah direncanakan denganbaik.

Adapun tujuan daripada pengaturan komposisi adalah agar supaya orang, kahalayak atau penonton dapat dengan mudah melihat objek yang menarik dengan jelas pada suatu gambar baik dari tekstur warnanya, pencahayaannya, kecerahannya, kontraknya dan ketajamannya dengan nyaman dan terkesan nikmat dipandang.