Pengertian, Contoh dan Prinsip Kerja Termometer Zat Cair

Posted on

Termometer secara umum merupakan alat yang fungsinya untuk mengukur suhu. Lebih tepatnya termometer alat untuk mengetahui derajat dingin atau panas dari suatu benda. Sedangkan pengertian termometer secara bahasa dibagi menjadi dua bagian yaitu thermo, yang artinya panas, dan meter, yang bermakna untuk mengukur.

Biasanya untuk mengukur suhu, termometer menggunakan sifat termometrik dari suatu zat, yakni perubahan dari sifat-sifat zat yang disebabkan perubahan suhu dari zat tersebut. Zat cair termometrik yaitu zat cair yang mudah mengalami perubahan fisis apabila dipanaskan atau didinginkan. Contoh dari termometrik yaitu zat alkohol dan air raksa.

Macam-Macam Termometer Berdasarkan Bahan Pembuatannya

Berdasarkan bahan pembuatannya, termometer di bagi menjadi empat yaitu termometer zat cair, termometer logam (Pirometer), termometer udara, dan termometer listrik.

Termometer zat cair

Dari keempat termometer di atas, dapat dikatakan jika termometer ini yang paling populer. Saking populernya termometer zat cair ini juga bermacam-macam. Pada umumnya, bentuk termometer zat cair berupa bejana (tabung) yang dilengkapi dengan pipa yang sempit. Untuk cairan yang digunakan untuk mengisi termometer ini biasanya yaitu alkohol atau air raksa. Alasan digunakan kedua zat ini karena mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

PELAJARI:  Sistem Peredaran Darah pada Aves (Burung)

Kelebihan dan kekurangan air raksa sebagai pengisi termometer

Kelebihan air raksa

  • Pemuaiannya teratur
  • Mudah dilihat
  • Tidak membasahi tempatnya sehingga tidak mengganggu pemuaiannya,
  • Batas ukurnya besar (mendidih pada 357 derajat delcius dan membeku pada suhu – 39 derajat Celcius)
  • Mudah menyerap panas sehingga lebih cepat dalam menunjukkan suhu.

Kekurangan air raksa

  • Harganya mahal.
  • Berbahaya karena bersifat racun.
  • Tidak bisa dipakai untuk mengukur suhu yang sangat rendah.

Kelebihan dan kekurangan alkohol sebagai pengisi termometer

Kelebihan alkohol

  • Harganya relatif lebih murah
  • Bisa dipakai pada suhu yang rendah (membeku pada –112derajat celcius)
  • Lebih teliti karena cepat memuainya

Kekurangan alkohol

  • Tidak bisa dipakai untuk mengukur suhu yang terlalu tinggi karena mendidih pada suhi 78 C.
  • Tidak berwarna sehingga sulit dilihat.
  • Membasahi tempatnya sehingga pemuaiannya terhalang.
PELAJARI:  Penyakit yang Disebabkan oleh Parasit Insekta

Macam-Macam Termometer Zat Cair

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya termometer zat cair merupakan termometer yang paling populer sehingga dapat dibagi menjadi beberapa bagain dan memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan keperluannya.

Termometer suhu badan

Termometer suhu badan adalah termometer yang biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Skala yang digunakan dari termometer ini mulai dari dari 35C sampai 42C (sesuai dengan kisaran suhu badan manusia). Karena daerah ukurnya sempit maka termometer ini sangat teliti.

Termometer untuk laboratorium

Sesuai dengan namanya, termometer laboratorium adalah termometer yang digunakan di laboratorium. Bentuknya lebih panjang dibandingkan dengan termometer suhu badan. Umumnya, termometer ini berisi alkohol atauair raksa yang diberi campuran sehingga mencapai suhu lebih dari 100C dan suhu kurang dari 0C. Walaupun mempunyai rentang suhu yang luas, termometer ini kurang teliti.

Termometer maksimum dan minimum (Six Bellani)

Termometer six bellani memanfaatkan alkohol cair, raksa, dan uap alkohol sebagai alat pengukurnya. Termometer Six Bellani bisa kita jumpai pada stasiun pemantau cuaca.