Menemukan Tema Puisi

5/5 - (1 vote)

Tema adalah ide dasar yang mendasari sebuah tulisan, termasuk puisi. Tema puisi menjadi inti dari makna atau pesan yang disampaikan oleh penyair. Meskipun bahasa yang digunakan dalam puisi cenderung bermakna konotatif, tetapi tema puisi salah satunya dapat dirunut dengan menggunakan kata-kata kunci dalam puisi tersebut. Tema puisi akan sangat menentukan penyair dalam memilih kata-kata yang digunakan dalam puisinya.

 

Dalam puisi Aku Ingin karya Sapardi Djoko Damono di atas tema puisinya adalah tentang cinta. Tema tersebut mudah ditemukan karena pengulangan kalimat “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana’ sebanyak dua kali sedangkan tema puisi ‘Tuhan Sembilan Centi’, temanya adalah bahaya rokok. Tema ini dapat dengan mudah ditemukan

Tugas
Petunjuk

  1. Bacalah puisi-puisi berikut ini.
  2. Tentukan tema puisi tersebut dengan menyertakan alasan-alasannya.

Puisi 1
Doa
Karya: Chairil Anwar

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
CayaMu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi

Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling

Puisi 2
Telah Kau Robek Kain Biru pada Bendera Itu
pahlawan tak dikenal Karya Aming Aminoedin

ribuan orang bergerak sepanjang jalan
berteriak menuju hotel Yamato tengah kota
kibar bendera merah-putih-biru itu
menggemuruhkan gelegak antipati pada hati
tanpa henti tanpa kompromi
ribuan orang bergerak sepanjang jalan
berteriak menuju hotel Yamato tengah kota

ribuan orang memanjat hotel itu, dan kau
telah robek kain biru pada bendera itu
ribuan orang bersorak, gemuruh
“Merdeka negeriku!
Merdeka Indonesiaku”

ribuan orang bergerak sepanjang jalan
berteriak menuju hotel yamato tengah kota
sorak gemuruh mereka itu kian riuh
“Ini negaraku, negara tercinta
Satu Republik, Indonesia Raya!”

hai bangsa pemabuk, pemilik
bendera merah-putih-biru
jika tak enyah dari negeriku, bambu runcing
akan menuding mengusirmu!
jika tak juga enyah, kutawarkan semangat
dan darah kami muntah, biarkan tubuh kami
berdarah-darah, tapi kau harus
berserah. kau harus menyerah!

telah kau robek kain biru pada bendera itu
tinggal merah-putihnya, kian terasa indah
di mata, mata kita semua!
Merdeka! Merdeka! Merdeka!
Jayalah bangsaku, jayalah negeriku!
Jayalah Indonesiaku!

Kamu dapat mengemukakan jawabanmu pada tabel di bawah ini atau pada buku kerjamu terhadap puisi di atas dengan menggunakan kalimat atau paragraf yang baik dan benar.

Judul Puisi

  1. Doa
  2. Telah Kau Robek Kain Biru pada Bendera Itu

Tema

  1. Keagamaan
  2. Perjuangan

Alasan

  1. Penggunaan kata “Tuhanku,” ‘menyebut nama Mu’
  2. Frasa hotel Yamato, perobekan warna biru pada bendera, serta kata-kata ‘merdeka’ membuat pembaca secara langsung menyadari bahwa penyair sedang membicarakan perjuangan, tepatnya perjuangan pada masa kemerdekaan, yakni peristiwa 10 November 1945, antara arek-arek Surabaya dengan tentara Belanda.