Mengidentifikasi Kata Kongkret dalam Puisi

 

Kata konkret adalah kata yang memungkinkan munculnya imaji karena dapat ditangkap indera. Ini berhubungan dengan kemampuan wujud fisik objek yang dalam artian untuk membangkitkan imajinasi pembaca. Contoh kata ‘salju’ putih dan dingin bisa yang digunakan untuk membuat makna kias tentang kesucian, kehampaan, dan rasa dingin. Dari konsep makna yang terdapat dalam kata salju tersebut, penyair bisa memilih kata salju untuk menggambarkan, misalnya, rasa rindu. Rasa rindu hanya tumbuh pada seseorang yang cintanya suci, tetapi menimbulkan kesedihan di hati yang mengalaminya. Contoh lainnya adalah kata ‘rawa-rawa’ yang melambangan tempat hidup, bumi, kehidupan yang kotor.

 

Dengan kata konkret, pembaca dapat membayangkan secara jelas peristiwa atau keadaan yang dilukiskan oleh penyair. Pengkonkretan kata ini berhubungan erat dengan pengimajian, pelambangan, dan pengiasan.

PELAJARI JUGA:  Menelaah Struktur dan Bahasa Cerita Fantasi

Ketiga hal itu juga memanfaatkan gaya bahasa untuk memperjelas apa yang ingin dikemukakan.

 

Perhatikan contoh berikut ini:

Balada Terbunuhnya Atmo Karpo
Karya: W.S. Rendra
Dengan kuku-kuku besi, kuda menebah perut bumi
Bulan berkhianat, gosokkan tubuhnya pada pucuk-pucuk para
Mengepit kuat-kuat lutut penunggang perampok yang diburu
Surai bau keringat basah, jenawipun telanjang
…………………………………………………………………………..

Kata-kata konkret pada puisi di atas seperti kuku besi diartikan sebagai kaki kuda; kulit bumi diartikan sebagai jalan yang tidak teraspal; Penunggang perampok yang diburu diartikan sebagai Atmo Karpo (seorang perampok yang menunggang kuda); Surai bau keringat basah diartikan sebagai perjalanan yang sangat melelahkan; jenawi diartikan sebagai samurai; pun telanjang diartikan sebagai keadaan siap berperang.

PELAJARI JUGA:  Mengungkapkan Unsur Kebahasaan Teks Prosedur

Tugas

  1. Baca kembali puisi ‘Ibu’ karya Zawawi Imron dan puisi ‘Telah Kau Robek Kain Biru pada bendera Itu’ karya Aming Aminoedin di atas.
  2. Analisislah penggunaan kata kongkret dalam kedua puisi di atas dengan menggunakan tabel berikut.

Kata Kongkret
Kopyor susu

Arti
Air susu ibu

Kata Kongkret
Gua pertapaan

Arti
Rahim ibu