Melengkapi Informasi dalam Proposal secara Lisan

 

Di bagian ini kamu akan mengidentifikasi isi proposal dari informasi yang dibaca dan menyajikan proposal hasil diskusi.

 

Kegiatan 1

Mengidentifikasi Isi Proposal dari Informasi yang Dibaca

Dari proposal-proposal yang pernah kita baca, tentu kita memperoleh banyak manfaat. Selain penambahan ilmu pengetahuan berkaitan dengan masalah yang dikemukakan dalam teks itu, kita pun menjadi tahu tentang prosedur pelaksanaan suatu kegiatan termasuk arti pentingnya kegiatan itu. Misalnya, judul proposal tentang “pelatihan membaca dan menulis” di atas kamu jadi mengetahui manfaat membaca dan menulis dan tata caranya. Dengan demikian, kita menjadi paham tentang pentingnya kegiatan tersebut apabila diterapkan di sekolah masing-masing.

 

Saat membaca proposal, kamu juga dituntut untuk lebih kreatif dalam mencari berbagai terobosan kegiatan yang bermanfaat. Proposal-proposal yang sudah kamu baca, tentu memberikan inspirasi tentang banyaknya kegiatan yang bisa dilakukan dan juga menyelesaikannya dengan pihak lain.

PELAJARI JUGA:  Membandingkan Kebahasaan Dua Teks Eksposisi

Untuk sampai pada pemerolehan pengetahuan, pemahaman, dan sikap-sikap itu, kita perlu memahami maksud teks secara lebih baik. Kita harus memahami makna kata, kalimat, dan keseluruhan teksnya. Seperti yang kita maklumi bahwa di dalam proposal banyak kata teknis yang memiliki arti khusus. Dari teks proposal yang sudah dibaca, kita perlu mengetahui terlebih dahulu makna dari kata-kata tersebut.

Tugas

1. Bacalah sebuah proposal penelitian ataupun proposal kegiatan-kegiatan lainnya.

2. Secara berkelompok, catatlah kebermanfaatan yang kamu peroleh serta inspirasi yang dapat kamu kembangkan setelah membaca proposal tersebut.

3. Presentasikanlah laporan hasil diskusi kelompokmu itu. Mintalah kelompok lain untuk memberikan penilaian/tanggapan-tanggapannya.

Contoh Jawaban

Adapun manfaat dari pembuatan proposal bisnis yaitu antara lain

  1. Sebagai acuan wirausahawan untuk menjalankan bisnisnya
  2. Membantu seorang wirausaha untuk berfikir kritis dan ojektif pada usahanya dengan mempertimbangkan kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman yang akan terjadi pada usaha yang dijalankannya. Untuk itu, diperlukan kedisiplinan dan waktu usaha dalam menyusun proposal rencana bisnis ini.
  3. Dapat mendekati asumsi-asumsi dengan cermat mengenai tingkat keberhasilan usaha melalui analisis persaingan, faktor ekonmi dan analisis finansial rencana bisnis.
  4. Membantu para wirausahawan untk mengembangkan dan menguji strategi dan hasil sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan
  5. Dapat digunakan untuk membandingkan antara perkiraan dan hasil usaha yang dijalankan, mengingat salah satu tujuan dari proposal bisnis adalah mengukuar tujuan dan rencana bisnis.
    Sebagai penyedia alat komunikasi yang dapat memaparkan dan meyakinkan gagasan dari pengusaha kepada pihak lain mengenai rencana usahanya secara menyeluruh.
  6. Sebagai gambaran mengenai kemampuan seorang wirausahawn untuk memenuhi kewajibannya sebagai wirausahawan dan pemimpin dari usahanya.
  7. Memberikan sumber-sumber finansial yang jelas dan dokumen yang ringkas yang mengandung informasi penting dan evaluasi finansial.