Tujuan Penyesuaian Diri Makhluk Hidup

Masing – masing mahkluk hidup di bumi ini melakukan adaptasi. Tujuan mereka melakukan adaptasi adalah untuk mempertahankan kehidupan di alam semesta.

Adaptasi yang dimaksudkan adalah kemampuan masing – masing mahkluk hidup untuk bisa menyesuaikan kondisi dirinya dengan lingkungan tempat hidupnya (dimana mereka saat ini tinggal).

Contohnya adalah hewan dan tanaman akan berusaha melakukan adaptasi untuk tujuan mempertahankan kelangsungan hidup sehingga terjaga secara berkesinambungan kelestarian hidup mahkluk hidup bersangkutan.

Adaptasi memiliki 3 bagian utama yaitu adaptasi tingkah laku, adaptasi fisiologi dan adaptasi morfologi yang bersama – sama melakukan kegiatan masing – masing untuk tujuan – tujuan tertentu.

 

Melindungi diri dan lingkungannya dari serangan musuh

Tujuan pertama dilakukannya adaptasi oleh sekumpulan hewan atau tanaman ini adalah agar mereka mampu melindungi diri sendiri dari serangan musuh (kelompok predator). Contohnya adalah melihat kehidupan seekor landak yang menyimpan tubuh penuh dengan duri – duri tajam.

Nah dengan adanya senjata berupa duri – duri tajam inilah yang akan melindungi landak tersebut dari serangan musuh yang berniat memangsanya.

Contoh yang lainnya adalah melihat kepada kehidupan kura – kura. Seekor kura – kura mempunyai cangkang yang keras berguna sebagai tempat untuk bersembunyi ketika ada predator yang akan memangsanya.

Dengan adanya adaptasi morfologi tersebutlah landak dan kura – kura mampu melindungi dirinya sendiri dari ancaman musuh di sekitarnya. 

BACA:  Peredaran Darah Terdeoksigenasi

Untuk Mempertahankan Hidupnya

Ancaman bisa datang dari mana – mana dalam dunia hewan dan tanaman. Selain datang dari predator, ada ancaman yang berasal dari alam atau benda mati seperti angin dan air atau api.

Misalnya adalah ketika sekelompok ikan air laut secara tiba – tiba dipindahkan ke dalam air tawar maka kelompok ikan – ikan ini akan berusaha sekuat tenaga untuk dapat mempertahankan kehidupannya dengan cara melakukan adaptasi fisiologi.

Contoh lainnya adalah pepohonan yang menggugurkan daunnya saat musim panas berlangsung lama agar tidak terjadi banyak proses penguapan sehingga mereka bisa mempertahankan hidupnya.

Melalui cara seperti ini pepohonan tersebut akan mampu menghindari bahaya yang sedang mengintai sehingga bisa bertahan hidup (lebih lama).

Untuk Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan di Sekitarnya

Masing – masing mahkluk hidup wajib mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana mereka hidup saat ini. Karena di sinilah mereka akan menghabiskan banyak waktu untuk menjalani sebuah kehidupan.

Nah sangat penting untuk melakukan adaptasi guna mempermudah mereka hidup. Misalnya adalah segala jenis tanaman bunga teratai yang menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dengan cara tidak tenggelam ke dasar air melainkan mengapung di permukaan air.

Contoh lainnya adalah kelompok tanaman kaktus mempunyai daun yang sudah mengalami modifikasi dengan cara mengeluarkan duri – duri tajam.

Ini dilakukan kaktus untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya yang rata – rata di daerah panas. Daun berduri memiliki tujuan untuk mengurangi terjadinya penguapan lalu menyimpan banyak cadangan air ketika sedang musim kemarau panjang.

BACA:  Penyakit Diare, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Guna Melestarikan Jenisnya

Muncul kondisi tertentu yang ternyata kurang menguntungkan bagi sekelompok hewan dan tanaman sehingga keberadaannya terancam punah di alam ini. Dengan adanya adaptasi ini maka mereka diharapkan akan mampu mempertahankan hidup kelompoknya dan juga jenisnya.

Misalnya adalah adaptasi yang dilakukan oleh sekelompok hewan. Hewan yang mempunyai ancaman punah lebih tinggi akan melahirkan lebih banyak anak dibandingkan dengan hewan yang memiliki ancaman punah rendah.

Contoh nyata adalah jumlah telur yang dihasilkan oleh kura – kura sangat banyak sekali waktu bertelur karena banyak dari kura – kura muda kurang mampu bertahan hidup di alam bebas.

Guna Mendapatkan Makanan

Masing – masing mahkluk hidup mempunyai jenis makanan yang berbeda – beda sehingga mereka memiliki tingkat kekebalan tubuh yang berlainan. Dari sini mereka wajib melakukan adaptasi agar bisa dengan mudah mendapatkan makanan.

Misalnya saja paruh pada setiap jenis burung bentuknya berbeda – beda yaitu ada paruh yang khusus untuk memakan biji – bijian dan paruh untuk merobek atau memakan daging. Semua bentuk paruh ini mempunyai fungsi yang berbeda – beda.

Karena apabila paruh burung disamakan maka burung – burung tersebut kelak akan kesulitan dalam mencari makanannya. Makan adalah salah satu ciri dari mahkluk hidup untuk pemenuhan kebutuhan kekebalan tubuhnya. Makan untuk hewan dan tumbuhan wajib terpenuhi dengan cepat, akibatnya mereka melakukan adaptasi.

***

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang tujuan penyesuaian diri dari mahkluk hidup. Semoga bermanfaat.