Struktur dan Lapisan Bumi

Posted on

Alam semesta dapat diartikan sebagai bumi tempat tinggal beserta isinya. Bumi merupakan satu-satunya planet yang memiliki kehidupan. Di bumi terdapat air dan oksigen sehingga memungkinkan adanya makhluk hidup. Selain itu, suhu bumi tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Hal tersebut dikarenakan adanya atmosfer yang melindungi bumi dari sinar matahari.

Struktur bumi terdiri dari daratan dan perairan. Ketika dilihat atas antariksa,  bumi tampak seperti bola yang memiliki permukaan yang berwarna kebiruan, kehijauan, dan kecokelatan. Warna kebiruan tersebut menunjukkan perairan, warna kehijauan menunjukkan tanaman yang tumbuh di bumi, dan warna kecokelatan adalah tanah tempat makhluk hidup berpijak dan bertempat tinggal.

Struktur bumi kita ini terdiri dari beberapa lapis. Lapisan-lapisan itu terdiri dari inti bumi dalam, inti bumi luar, mantel bumi, dan kerak bumi.

  • Lapisan inti bumi dalam

Lapisan inti bumi memiliki bentuk seperti bola. Lapisan inti bumi dalam merupakan pusat bumi. Lapisan inti bumi dalam terbentuk dari besi dan nikel padat dan merupakan lapisan yang paling panas. Makin ke dalam suhunya makin tinggi dan mencapai 4.800 °C.

  • Lapisan inti bumi luar
PELAJARI:  Kegiatan Identifikasi Konservasi Sumber Daya Alam Hayati Dan Ekosistemnya

Lapisan inti bumi luar tersusun atas cairan yang sangat kental dan bersuhu tinggi. Lapisan inti bumi luar tersusun dari besi, nikel, dan zat lain. Ketebalan inti luar bumi sekitar 2.000 km. Suhunya kurang lebih 2.200 °C.

  • Selimut bumi/ mantel bumi

Lapisan mantel bumi merupakan lapisan yang paling tebal. Ketebalannya berkisar 2.900 km. Lapisan selimut/ mantel bumi terdiri atas cairan silikat kental yang disebut magma. Lapisan ini banyak menyimpan air dan mineral sebagai sumber daya alam. Contohnya minyak bumi, batu bara, dan gas.

  • Kerak bumi/ kulit bumi

Lapisan kerak bumi adalah lapisan terluar bumi. Lapisan ini sangat keras dan tipis. Ketebalan kerak bumi berkisar antara 6 hingga 70 km. Lapisan kerak bumi merupakan lapisan dimana makhluk hidup tinggal, yang disebut litosfer. Pada lapisan kerak bumi banyak terdapat batuan, mineral, tanah, daratan, dan lautan. Relief kerak bumi atau bentuk permukaan bumi terdiri atas dataran rendah, dataran tinggi, laut, dan pegunungan. Lapisan kerak bumi merupakan tanah yang subur sehingga dipergunakan untuk pertanian.

PELAJARI:  Penjelasan Seputar Konsep Geografi dalam Kehidupan Sehari hari

Lapisan bumi diatas adalah lapisan utama struktur bumi. Namun yang tidak kalah penting adalah lapisan atmosfer bumi. Lapisan atmosfer paling berperan untuk mendukung kehidupan di muka bumi. Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelubungi bumi. Atmosfer membuat bumi selalu hangat pada malam hari. Atmosfer juga melindungi bumi dari sinar matahari pada siang hari. Ketebalannya sekitar 640 km. Lapisan atmosfer terdiri atas troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer (lapisan terluar).

1. Troposfer

Lapisan troposfer terbentang sejauh 10 km dari permukaan bumi. Lapisan troposfer merupakan lapisan yang paling dekat dengan Bumi. Lapisan inilah yang memengaruhi cuaca. Sebagian besar awan yang menyebabkan hujan terbentuk di lapisan ini.

2. Stratosfer

Di atas lapisan troposfer terdapat lapisan stratosfer. Lapisan stratosfer berjarak 10–50 km di atas permukaan bumi. Udara di lapisan stratosfer sangat dingin dan tipis. Balon cuaca dan beberapa pesawat terbang dapat mencapai lapisan stratosfer. Lapisan ozon berada di atas lapisan ini. Lapisan ozon adalah lapisan yang penting karena melindungi bumi dari sinar ultraviolet dari matahari.

PELAJARI:  Unsur - Unsur Geosfer dan Keterkaitan Antara Satu Sama Lain

3. Mesosfer

Lapisan di atas stratosfer yaitu mesosfer. Lapisan mesosfer berjarak 50-80 km di atas permukaan bumi. Mesosfer memiliki campuran oksigen, nitrogen, dan karbon dioksida yang sama dengan lapisan di bawahnya. Namun, kandungan uap airnya sangat sedikit.

4. Termosfer

Lapisan di atas mesosfer yaitu lapisan termosfer. Lapisan termosfer terbentang pada ketinggian 80–500 km di atas permukaan bumi. Di lapisan ini terjadi efek cahaya yang disebut aurora.

5. Eksosfer

Lapisan yang paling jauh dari permukaan bumi yaitu lapisan eksosfer. Eksosfer ada di ketinggian 700 km di atas permukaan bumi. Setelah lapisan eksosfer adalah angkasa luar.