Perkembangbiakan pada Hewan Tak Bertulang Belakang

Hewan tak bertulang belakang dapat juga disebut dengan hewan invertebrata. Perkembangbiakan hewan tak bertulang belakang bisa terjadi dengan cara generatif maupun vegetatif. Ingin tahu lebih lengkap? Yuk simak pembahasan beriku ini.

Perkembangbiakan secara vegetatif (tak kawin)

Perkembangbiakan secara vegetatif terjadi tanpa melalui proses pembuahan. Perkembangbiakan vegetatif pada hewan invertebrata meliputi:

Tunas

Hydra adalah salah satu hewan yang berkembang biak menggunakan tunas. Hydra yang sudah cukup tua dan besar akan membentuk tunas. Tunas tersebutlah yang kemudian lepas dari induknya dan berkembang menjadi individu baru.

PELAJARI JUGA:  Kemampuan Beradaptasi Makhluk Hidup

Membelah diri

Membelah diri merupakan proses pembentukan individu yang baru dengan proses pembelahan diri. Pembelahan diri tersebut akan menghasilkan dua individu baru atau lebih. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara membelah diri yaitu Amoeba dan Paramaecium.

Spora

Salah satu hewan yang dapat berkembang biak dengan membentuk spora adalah Plasmodium. Ada jenis Plasmodium dapat mengakibatkan penyakit malaria sehingga merugikan.

Partenogenesis

Cara perkembangbiakan dengan partenogenesis yaitu sel telur yang tidak melalui proses pembuahan akan tetapi bisa tumbuh menjadi individu baru, misalnya pada lebah.

Perkembangbiakan secara generatif (kawin)

Perkembangbiakan secara kawin pada hewan invertebrata meliputi anisogami dan konjugasi.

Anisogami

Anisogami adalah peleburan dua sel kelamin yang berbeda bentuk maupun ukurannya. Perkembangbiakan secara anisogami dapat terjadi pada pada hydra dan cacing tanah.

PELAJARI JUGA:  Pengaruh Kegiatan-Kegiatan Manusia terhadap Biodiversitas

Konjugasi

Konjugasi adalah perkawinan 2 jenis individu yang belum bisa dibedakan jenis kelaminnya. Dua hewan sejenis akan bergabung (konjugasi) lalu berpisah. Masing-masing bagian yang terpisah tersebut akan menjadi individu baru yang muda.