Mengevaluasi Teks Negosiasi

Posted on

Pada dasarnya, negosiasi adalah proses tawar-menawar dengan melakukan perundingan guna mendapatkan kesepakatan bersama antara satu pihak dengan pihak yang lainnya.

Tujuan negosiasi ialah mengatasi atau menyesuaikan perbedaan, agar bisa memperoleh sesuatu dari pihak lain tanpa paksaan. Negosiasi dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang dapat diterima kedua belah pihak dalam melakukan transaksi, atau menyelesaikan sengketa/perselisihan pendapat.

Kegiatan 1
Merumuskan Ciri Negosiasi

Untuk mengetahui apakah sebuah teks termasuk ke dalam negosiasi atau bukan, kamu harus mengetahui batasan teks negosiasi.

Sekarang, kamu akan belajar mengenali teks yang termasuk teks negosiasi. Tutuplah bukumu dan mintalah temanmu secara berpasangan untuk memperagakan dialog berikut ini di depan kelas. Setiap selesai pembacaan suatu teks, diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan yang disediakan pada setiap akhir teks.

Teks 1
Pembeli : “Berapa harga sekilo mangga ini, Bang?”
Penjual : “Tiga puluh ribu, Bu. Murah.”
Pembeli : “Boleh kurang kan, bang?”
Penjual : “Belum boleh, Bu. Barangnya bagus lho, Bu. Ini bukan karbitan. Matang pohon.”
Pembeli : “Iya, Bang, tapi harganya boleh kurang kan? Kan lagi musim, Bang. Dua puluh ribu saja ya?”
Penjual : “Belum boleh, Bu. Dua puluh delapan ribu, ya, Bu. Biar saya dapat untung, Bu.”
Pembeli : “Baiklah, tapi saya boleh milih sendiri, kan Bang?”
Penjual : “Asal jangan pilih yang besar-besar, Bu. Nanti saya bisa rugi.”
Pembeli : “Iya, Bang. Yang penting saya dapat mangga yang bagus dan tidak busuk.”
Penjual : “Saya jamin, Bu. Kalau ada yang busuk boleh ditukarkan.”
Pembeli : “Baiklah, saya ambil 3 kilo ya Pak.”
Akhirnya, penjual mempersilakan pembeli untuk memilih dan menimbang sendiri mangga yang dibelinya.

Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.

  1. Siapa pelaku dalam dialog tersebut?
    Jawab: Seorang Pedagang dan Seorang Ibu yang menjadi pembeli
  2. Bagaimana cara pembeli menawar harga mangga tersebut?
    Jawab: Dengan alasan bahwa lagi musim mangga sehingga tidak seharusnya pedagang tersebut menurunkan harga mangga tersebut
  3. Bagaimana tanggapan penjualnya?
    Jawab: Tidak setuju karena jika mangganya ditawar dengan harga begitu ia malah bukan untung melainkan rugi
  4. Apakah pada akhir dialog terjadi kesepakatan antara penjual dan pembeli?
    Jawab: Akhirnya terjadi kesepakatan dengan si pedagang. Pedagang pun menujual barangnya dengan harga Rp 28. 000 , –
  5. Bagaimana kesepakatan itu terjadi?
    Jawab: Dengan pedagang memilih harga yang pas
PELAJARI:  Macam-Macam Ungkapan atau Idiom

Teks 2

HP Baru
Perihal HP barunya itu, sesungguhnya sudah lama Rani menginginkannya. Beberapa kali ia membujuk Ayahnya agar dibelikan HP. Gagal meminta langsung pada Ayahnya, Rani pun minta bantuan ibunya. Namun, tetap saja usaha Rani gagal

Minggu lalu, Rani benar-benar berusaha meyakinkan Ayahnya betapa ia sangat membutuhkan HP.

“Yah … Rani benar-benar perlu HP. Belikan ya Yah?” kata Rani pada Ayahnya. “Ayah belum punya cukup uang untuk membeli HP, Ran. Lagipula kan sudah ada telepon rumah,” kata Ayah sambil meletakkan koran ke atas meja.

“Tapi, Yah … semua teman Rani punya HP. Mereka dapat dengan mudah menelpon orang tuanya saat terpaksa pulang telat.”

“Lha kalau begitu kamu jangan pulang telat,” kata Ayah lagi. Rani hampir saja menangis.

“Tak hanya itu, Yah … Rani iri sama teman-teman Rani yang dapat dengan mudah mengunduh materi pembelajaran, ngirim tugas, bahkan berdiskusi untuk mengerjakan tugas-tugas tanpa harus keluar rumah,” kata Rani dengan kalimat yang runtut dan jelas. Kalimat yang sudah beberapa hari ia rancang untuk merayu Ayahnya.

Mendengar penjelasan Rani, Ayah melepas kaca matanya dan menatap Rani dengan lembut.

“Sebegitu pentingkah HP itu bagimu, Nak?”
Rani hampir saja melonjak kegirangan mendengar reaksi Ayahnya.

“Iya Yah. Apalagi guru-guru sering menugaskan kami untuk mengirim tugas ke grup facebook atau mengunggah tugas di blog. Kalau Rani punya HP kan enak. Bisa buat diskusi bareng teman-teman sekaligus dapat mengakses internet melalui HP.”

“Hm … Ayah akan membelikan HP untuk Rani, asal ….” Ayah seakan sengaja menggoda Rani.

“Asal apa Yah?” tanya Rani tak sabar.
“Asal Rani rajin belajar dan berjanji akan menggunakan HP itu untuk hal-hal yang positif.”

“Rani janji, Yah. Makasih ya Ayah,” janji Rani sambil memeluk Ayahnya.

Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.

  1. Apa yang diajukan Rani pada Ayahnya?
    Jawab: Rani meminta HP baru kepada ayahnya
  2. Apakah Ayah langsung mengabulkan permintaan Rani? Jelaskan alasannya!
    Jawab: Tidak, Ayah masih mengingatkan adanya telepon rumah
  3. Bagaimana cara Rani meyakinkan Ayahnya?
    Jawab: Menyebutkan bahwa melalui HP ia akan bisa mengunduh bahan pelajaran, mengirim tugas, berdiskusi dan mengakses internet.
  4. Bagaimana cara Ayah memenuhi permintaan Rani?
    Jawab: Mengabulkan dengan syarat
  5. Apakah permintaan Rani dikabulkan oleh Ayahnya? Adakah syarat yang harus dipenuhi Rani?
    Jawab: Dikabulkan, dengan syarat Rani rajin belajar dan berjanji akan menggunakan HP untuk hal-hal yang positif.
PELAJARI:  Kaidah Kebahasaan Teks Cerpen

Teks 3

Terima Kasih Bu Mia Kamis pagi usai pelajaran olah raga, Bu Mia, guru Kimia masuk kelas X MIPA tepat waktu. Tak seperti biasanya, hari itu anak-anak belum selesai berganti pakaian. Penyebabnya, mereka baru saja mengikuti ujian lari mengelilingi stadion.

Sebenarnya hari itu Bu Mia akan memberikan ulangan. Beberapa siswa yang nafasnya masih memburu dan keringatnya bercucuran, mengajukan usul pada Dani.

“Dan … minta Bu Mia menunda ulangan dong. Capek nih,” kata Ali.
“Waduuuh aku gak berani,” jawab Dani. “Lia saja suruh bilang. Dia kan ketua kelas, ” sambung Dani.

“Baiklah, aku akan mencoba merayu Bu Mia. Doakan berhasil,” kata Lia. “Beres. Kamu kan ketua kelas.”

Dengan santun, Lia menghadap Bu Lia yang wajahnya tampak kaku melihat murid-muridnya belum juga siap mengikuti pelajaran.

“Maaf, Bu. Boleh Lia berbicara sebentar?” tanya Lia sambil duduk.
“Iya. Ada apa?”
“Begini, Bu, saya mewakili teman-teman, Lia minta maaf karena temanteman belum selesai ganti baju. “
“Biasanya kan tidak terlambat seperti ini?” tanya Bu Mia.
“Iya, Bu. Sekali lagi maafkan, kami. Kami kelelahan, Bu. Tadi baru saja ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.”

“Oh … kenapa tidak bilang tadi? Kalian sudah minum?” suara Bu Mia berubah ramah setelah tahu penyebab Lia dan kawan-kawannya terlambat ganti baju.

“Biasanya kan tidak terlambat seperti ini?” tanya Bu Mia.

“Iya, Bu. Sekali lagi maafkan, kami. Kami kelelahan, Bu. Tadi baru saja ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.”

“Oh … kenapa tidak bilang tadi? Kalian sudah minum?” suara Bu Mia berubah ramah setelah tahu penyebab Lia dan kawan-kawannya terlambat ganti baju.

“Belum sempat, Bu. Kami takut ketinggalan ulangan,” jawab Lia tetap dengan sopan. “Kalau boleh, kami minta waktu sepuluh menit untuk minum dan ganti baju, Bu. Biar badan kami segar.”

“Ya sudah, kalian istirahat 15 menit. Ulangannya minggu depan saja. Nanti kita latihan soal saja,” jawab Bu Lia mengagetkan Mia dan teman-teman.

“Makasih, Bu,” kata Lia.
“Eit … tapi ingat. Kalian harus tertib. Tidak boleh gaduh dan mengganggu kelas lain. Dan masuk kelas lagi tepat pukul 09.00 WIB.”

PELAJARI:  Menulis Puisi untuk Mengungkapkan Perasaan

“Iya, Bu. Makasih.”
Teman-teman Lia yang sejak tadi ikut menyimak pembicaraan Lia dan Bu Mia bertepuk tangan gembira mendengar keputusan Bu Mia.

Pertanyaan-pertanyaan tentang isi teks.

  1. Apa yang disampaikan Lia kepada Bu Mia?
    Jawab: Penyebab keterlambatan
  2. Bagaimana cara Lia meyakinkan Bu Mia?
    Jawab: Tidak diperlukan cara khusus
  3. Bagaimana tanggapan Bu Mia atas permintaan Lia?
    Jawab: Memberi waktu minum dan memutuskan menunda ulangan
  4. Apakah Bu Lia mengabulkan permintaan Lia?
    Jawab: Mengabulkan
  5. Adakah syarat yang ditetapkan Bu Mia?
    Jawab: Ada, Tepat waktu, tidak boleh gaduh dan tidak boleh mengganggu kelas lain

Tugas
Setelah menyimak dan mendiskusikan isi ketiga teks di atas, diskusikanlah hal-hal berikut ini.

  • Di antara ketiga teks tersebut, manakah yang termasuk ke dalam teks negosiasi? Jelaskan alasanmu!
    Jawab: Teks 1 dan 2
  • Apakah dalam teks tersebut terjadi proses pengajuan dan penawaran?
    Jawab: Ya
  • Siapakah partisipan yang menyampaikan pengajuan dan yang mengajukan penawaran?
    Jawab: Teks 1: a. Yang mengajukan penjual, b. yang menawar pembeli. Sedangkan Teks 2: a. Yang mengajukan Rani, b. Yang menawar ayah
  • Apakah terjadi kesepakatan antarpartisipan?
    Jawab: Ya
  • Rumuskanlah ciri-ciri teks negosiasi dengan bahasamu sendiri.
    Jawab: Ada pihak yang mengajukan dan ada yang menawar, kemudian timbul kesepakatan dianatar keduanya.

Bandingkanlah hasil diskusi kamu dengan rumusan berikut ini. Unsur-unsur pembangun teks negosiasi adalah sebagai berikut.

  • Partisipan, biasanya pihak yang menyampaikan pengajuan dan pihak yang menawar. Pada beberapa negosiasi untuk memecahkan konflik atau pertikaian ada partisipan ketiga yang berperan sebagai perantara, penengah, atau pemandu.
  • Adanya perbedaan kepentingan dari kedua belah pihak.
  • Ada pengajuan dan penawaran.
  • Ada kesepakatan sebagai hasil negosiasi. Ketika tidak tercapai kesepakatan berarti tidak terjadi negosiasi.