Musikalisasi Puisi Puisi

Pernahkah kamu mendengar lagu almarhum Chrisye ‘Ketika Tangan dan Kaki Bicara’? Gurumu akan memutarkan lagu itu dan meminta salah satu temanmu untuk menyanyikan lagu tersebut.

Berikut ini adalah syair lagu tersebut.

Ketika Tangan dan Kaki Berkata
Lirik : Taufiq Ismail
Lagu: Chrisye

Akan datang hari
mulut dikunci
Kata tak ada lagi
Akan tiba masa
tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya

Tidak tahu kita
bila harinya
Tanggung jawab tiba

Rabbana…
Tangan kami…
Kaki kami…
Mulut kami…

Luruskanlah…
Kukuhkanlah…
Di jalan cahaya….
sempurna
Mohon karunia
kepada kami
HambaMu yang hina
Mata hati kami…

Lagu tersebut merupakan puisi yang dinyanyikan dengan iringan musik. Inilah yang disebut dengan musikalisasi puisi. Tujuan musikalisasi puisi adalah agar pendengar lebih mudah memahami makna puisi tersebut. Lagipula, dengan dijadikan nyanyian, sebuah puisi akan lebih mudah diingat oleh pendengarnya.

Kamu bisa menemukan contoh musikalisasi puisi lainnya pada lagu-lagu Bimbo, Ebiet G Ade, dan Uly Sigar Rusadi. Selain itu dimusikalisasikan secara komersial (untuk tujuan bisnis), salah satu puisi dari Sapardi Djoko Damono.

Untuk memusikalisasikan puisi, kamu tidak harus menggunakan alat musik lengkap. Kamu dapat saja hanya menggunakan gitar, suling, bahkan mungkin saja kamu menggunakan instrumen lagu lain.

PELAJARI JUGA:  Perbedaan Poster dan Slogan

Dalam musikalisasi puisi harus tetap mempertahankan makna puisi tersebut. Oleh karena itu, pemahaman tentang suasana, tema, dan makna puisi menjadi sangat penting sebelum melakukan kegiatan musikalisasi puisi.

Tugas 1
Petunjuk

  1. Carilah rekaman lagu Ebiet G Ade, Bimbo, Chrisye, atau Uly Sigar Rusadi. Kamu juga bisa mencari musikalisasi puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono, Zawawi Imron, Taufik Ismail dan lainnya yang banyak terdapat di internet.
  2. Dengarkanlah lagu tersebut, kemudian berikan tanggapanmu tentang musikalisasi puisi tersebut dengan menggunakan tabel berikut. Berikan tanggapanmu apakah makna puisi menjadi lebih mengena dibanding ketika dibacakan sebagai puisi?

Judul lagu
Ketika Kaki dan Tangan Berkata

Penulis Puisi
Taufik Ismail

Penyanyi
Chrisye

Komentar
Makna:
Seteah meninggal manusia akan dimintai pertangggungjawaban atas amal perbuatan yang dilakukan saat masih hidup. Seluruh tubuh manusia akan bersaksi atas apa yang dikerjakan.

Pesan itu menjadi semakin menyentuh hati ketika dinyanyikan dengan iringan musik yang sesuai. Pesan penyair juga mudah diingat dan tersebar luas setelah dinyanyikan dibandingkan pesan penyair dalam puisi lain yang tidak dijadikan lagu.

Tugas 2
Setelah mendengarkan contoh puisi yang dinyanyikan, serta memahami bahwa pesan penyair lebih mudah dan lebih luas tersampaikan di masyarakat, kamu akan belajar memusikalisasikan puisi secara berkelompok.

PELAJARI JUGA:  Menganalisis Isi Debat

Ikutilah langkah-langkah berikut ini.

  1. Buatah kelompok antara 4 – 5 orang.
  2. Bersama kelompokmu, pilihlah salah satu puisi dalam buku antologi. Hindari puisi yang mengandung unsur pornografi, SARA, dan hal negatif lainnya. Konsultasika dengan gurumu.
  3. Diskusikanlah suasana, tema, dan makna puisi tersebut!
  4. Buatlah aransemen sederhana berdasarkan suasana, tema, dan makna puisi tersebut!
  5. Berlatihlah menyanyikan puisi tersebut dengan iringan aransemen yang telah kalian buat.
  6. Tampilkanlah musikalisasi puisimu di depan kelas!
  7. Ketika kelompok lain tampil, berikan penilaian dengan menggunakan tabel berikut.
  • Nama
  • Nilai (A, B, C)
  • Jumlah

Keterangan:

1. Aspek Penilaian
A. Kesesuaian instrumen dengan suasana, tema, dan makna puisi.
B. Kesesuaian lagu dengan suasana, tema, dan makna puisi.
C. Kesesuaian ekspresi dengan dengan suasana, tema, dan makna puisi.

2. Rentang nilai
50 – 60 : kurang bagus.
61 – 70 : cukup bagus
71 – 80 : bagus
81 – 90 : sangat bagus