Ilmuan-Ilmuan IPA yang Perlu Kamu Ketahui

Apakah kamu sudah mengenal ilmuan-ilmuan IPA yang ada di dunia? Ternyata terdapat banyak ilmuwan yang mengembangkan pola-pola pengamatan dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam, di antaranya seperti Robert Grosseteste, Francis Bacon, Galileo Galilei, Anthony van Leeuwenhoek, dan lain sebagainya. Ayo simak lebih lanjut pada ulasan berikut ini.

Robert Grosseteste (1170–1253)

Robert Grosseteste merupakan perintis teori ilmiah. Iatelah mengenalkan metode analisis, penggunaan pengamatan, percobaan, dan penyimpulan dalam membuat evaluasi ilmiah. Dalam penelitiannya tersebut, Grosseteste banyak mengacu pada pemikiran Platonis dan Aristotelian.

Francis Bacon (1560-1626)

Francis Bacon  merupakan Bapak Ilmu Kealaman yang memiliki ajaran bahwa kebenaran harus dengan menggunakan pengumpulan fakta sebanyak-banyaknya sehingga tahap selanjutnya dapat menarik kesimpulan. Perlu kamu ketahui bahwa, metode induktif tersebut pertama kali diterapkan oleh Bacon.

PELAJARI JUGA:  Ciri-Ciri Virus yang Telah Diidentifikasi Para Ilmuan

Galileo Galilei (1564-1642)

Galileo Galilei adalah salah seorang ilmuwan yang pertama kali mengenalkan metode pendekatan ilmiah di Eropa. Penemuan dari Galileo Galilei sangat terkenal karena penelitian kembali terhadap teori Coppernicus tentang heliosentrisme dengan menggunakan teleskop dan matematika. Dengan pendekatan saintifiknya, Galileo Galilei berhasil menunjukkan bahwa teori geontrisme yang dianut oleh orang pada masanya adalah tidak benar dan tidak berdasarkan pada pengamatan ilmiah.

Anthony van Leeuwenhoek (1632-1723)

Anthony van Leeuwenhoek merupakan salah satu ilmuan yang sangat temasyur karena mampu menemukan mikroskop. Alat tersebut hingga kini dipakai oleh para peneliti maupun pelajar dalammengamati benda-benda yang ukurannya mikro.

Nah, selain itu ternyata jauh sebelum zaman para ahli tersebut, terdapat seorang ilmuwan yang bernama Al-Kindi yang lahir pada tahun 796 M. Al-Kindi ini sudah meneliti banyak tentang objek IPA, dan berhasil menjelaskan secara rinci proses kimia misalnya seperti penyaringan dan penyulingan.