Tentang Uang, Sejarah dan Fungsinya

Posted on

uang memang memegang peranan penting selama ini. Semua yang kita lakukan pasti berhubungan dengan uang. Contohnya seperti ini apabila seseorang ingin membeli suatu barang entah itu membeli secara langsung maupun secara online maka akan menggunakan uang.

Uang dalam ilmu ekonomi memang biasanya diartikan sebagai suatu alat tukar yang universal yang digunakan pada semua barang seperti contoh diatas. Alat tukar sendiri dapat berupa apa saja, asalkan dapat diterima oleh setiap orang yang ada dalam suatu masyarakat dalam proses pertukaran barang dan juga jasa.

Sebelum uang ditemukan, pada mulanya orang jaman dahulu melakukan aktifitas perekonomian dengan cara melakukan barter amtara individu satu dengan individu yang lainnya. Misalnya seperti ini apabila ada si A yang memiliki beras dan ia ingin memiliki ikan maka dia pun menukarkannya dengan ikan milik si B. Sejarah uang.

Pada masyarakat jaman dahulu yang kebutuhannya masih sederhana dan tidak seperti jaman sekarang maka pemenuhan kebutuhan tersebut dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang satu dengan barang yang lainnya, yang kita kenal sekarang dengan nama barter. Pertukaran yang disebut dengan barter ini biasanya terjadi apabila terdapat dua orang yang saling membutuhkan barang antara satu dengan yang lainnya.

PELAJARI:  Mencari dan Menghitung Dividen pada Laporan Keuangan

Namun seiring dengan perkembangan jaman, maka kegiatan barter barang ini tidak dapat dilakukan lagi karena beberapa alasan, diantaranya adalah :

1. Kesulitan untuk menemukan orang yang mempunyai barang yang diinginkan dan juga untuk menukarkan barang yang dimilikinya.

2. Kesulitan untuk menemukan barang yang dapat dipertukarkan satu sama lainnya dengan nilai yang hampir sama dengan barang yang dimiliki maupun barang yang akan di-barterkan.

3. Kesulitan karena barang yang akan dipertukarkan nantinya tidak dapat dibagi-bagi menjadi beberapa bagian, yang memenuhi syarat uang adalah emas dan juga perak.

Ditemukannya uang

Uang adalah suatu benda yang dapat diterima secara umum oleh masyarakat. Uang sebagai alat perantara untuk mempermudah kegiatan tukar-menukar dalam kehidupan bermasyarakat. Menurut definisi tersebut, maka uang pun harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya adalah :

PELAJARI:  Pengertian dan Alur Distribusi Berkelanjutan

1. Disenangi dan juga dapat diterima secara umum.

2. Tahan lama dan juga tidak mudah rusak.

3. Memiliki nilai yang tetap dalam jangka waktu yang lama.

4. Mudah untuk dibagi tanpa mengurangi nilai.

5. Memiliki satu kualitas saja.

6. Jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan.

Fungsi uang

Uang memiliki 3 fungsi utama selain sebagai pengganti barter, yakni,

1. Sebagai alat tukar

Sehingga harus dapat memenuhi syarat tahan lama, diterima tanpa keraguan, ringan dan juga mudah dibawa, nominalnya harus dapat dipecah-pecah, dan juga tidak mudah untuk dipalsukan.

2. Sebagai satuan hitung

Dengan menjadi satuan hitung maka uang pun dapat digunakan untuk mempermudah masyarakat untuk menghitung nilai suatu barang dalam mata uang. Tanpa adanya fungsi satuan hitung maka akan sulit membandingkan harga barang yang satu dengan barang yang lainnya.

PELAJARI:  Harga Beli Dan Harga Jual Dalam Bank Konvensional

3. Sebagai penimbun kekayaan

Uang juga dapat digunakan sebagai alat maupun barang untuk menimbun kekayaan. Uang dapat disimpan dalam rumah maupun dalam bank, karena uang tidak akan rusak ketika disimpan.

Nah, demikianlah informasi tentang uang. Semoga dapat menambah pengetahuan anda Dan terima kasih.