Sistem Pencernaan Pada Ikan

Ikan adalah salah satu jenis hewan yang termasuk ke dalam kelompok hewan vertebrata memiliki sifat poikilotermis (berdarah dingin), bertulang belakang, memiliki insang untuk bernafas di dalam air dan sirip untuk berenang, dan sangat tergantung pada air sebagai medium untuk kehidupannya.

Ikan menyimpan kemampuan besar dan bersifat alam di dalam air untuk melakukan gerakan – gerakan dengan memanfaatkan sirip guna menjaga keseimbangan tubuhnya sehingga tidak tergantung pada arus atau gerakan air yang disebabkan oleh arah angin.

Dari sekian banyak kelompok vertebrata di alam semesta ini, ada kurang lebih 50.000 jenis hewan betebaran dimana – mana dan ikan merupakan kelompok terbanyak mempunyai jenis atau spesies yaitu sekitar 26.000 jenis yang terdiri atas 483 famili dan 57 ordo.

Jenis ikan ini sebagian besar menyebar di perairan laut yaitu sekitar 58 persen dan sisanya yaitu 42 persen adalah jenis ikan air tawar. Kenapa jumlah jenis ikan di perairan laut lebih besar dibandingkan dengan ikan jenis air tawar ? Karena hampir 70 persen permukaan bumi ini terdiri dari air laut dan sekitar 1 persen merupakan perairan tawar.

 

Ikan adalah salah satu bahan pangan yang merupakan sumber protein, lemak, vitamin dan mineral yang sangat baik dan bersifat prospektif.

Ikan memiliki keunggulan dalam hal penyediaan protein dibandingkan dengan produk lainnya adalah berupa pelengkap komposisi asam amino yang sangat mudah dicerna oleh perut.

BACA:  Urutan Taksonomi dari Terendah Hingga Tertinggi

Mengingat peranan gizi dan pentingnya bagi kesehatan maka ikan merupakan pilihan tepat untuk diet di masa depan.

Sistem Pencernaan Pada Ikan

Untuk mengkonsumsi makanannya maka ikan membutuhkan sistem pencernaan agar bahan makanan tersebut bisa dengan mudah diproses.

Pencernaan adalah proses penyederhanaan makanan melalui cara fisik dan kimia sehingga bahan makanan tersebut akan menjadi sari – sari makanan yang sangat mudah diserap di dalam usus untuk selanjutnya diedarkan ke seluruh organ tubuh melalui sistem peredaran darah.

Secara garis besar alat – alat pencernaan ikan meliputi rongga mulut, pangkal tenggorokan (faring), kerongkongan (esophagus), lambung, usus, dan anus.

Ikan juga memiliki kelenjar pencernaan yaitu hati. Karena memiliki lingkungan hidup yang berbeda maka sistem pencernaan pada ikan tentu saja berbeda dengan hewan darat lainnya baik itu air laut maupun air tawar.

Mekanisme pencernaan makanan pada ikan adalah sebagai berikut :

1/Makanan pertama kali akan masuk ke dalam rongga mulut. Ikan memiliki sederetan gigi pada rahang atas sedangkan di bagian rahang bawah terdapat lidah. Ikan memiliki kelenjar ludah.

2/Setelah makanan melewati mulut maka selanjutnya makanan bergerak melewati pangkal tenggorokan dan kerongkongan menuju lambung. Lambung ikan rata – rata berukuran besar untuk menampung makanannya.

3/Selanjutnya makanan akan bergerak menuju usus dan terjadilah proses penyerapan sari – sari makanan. Sisa sari – sari makanan kemudian dikeluarkan melalui anus.

BACA:  Struktur, Komposisi dan Fungsi Selubung Mielin

4/Nah sama halnya pada manusia, kelenjar pencernaan pada ikan tidak berperan aktif dalam mencerna makanan melainkan hanya memproduksi enzim yang dapat membantu proses pencernaan makanan menjadi lancar pada ikan.

Kelenjar pencernaan ikan antara lain sebagai berikut hati dan kantong empedu.

Berdasarkan jenis makanannya, ikan dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu ikan herbivora yang khusus memakan tumbuhan dan ikan karnivora yaitu sejenis ikan yang memakan ikan – ikan kecil lainnya di sekitarnya.

Sistem pencernaan ikan herbivora tentu saja berbeda dengan yang dimiliki oleh ikan karnivora.

Berikut perbedaan antara alat pencernaan ikan herbivora dengan ikan karnivora antara lain sebagai berikut :

1/Kelompok ikan herbivora memiliki gigi yang bentuknya tumpul dan halus sedangkan ikan karnivora mempunyai gigi berbentuk runcing.

2/Kelompok ikan herbivora tidak mempunyai lambung dan usus bagian depan bentuknya membesar menyerupai bentuk lambung sedangkan pada ikan karnivora lambungnya memanjang.

3/Ikan herbivora memiliki usus yang bentuknya lebih panjang dibandingkan panjang tubuhnya sedangkan ikan karnivora memiliki usus lebih pendek daripada panjang tubuhnya.

4/Ikan herbivora rata – rata memiliki tapis insang yang panjang dan rapat sekali sedangkan ikan karnivora memiliki tapis insang yang berbentuk pendek dan agak renggang.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang sistem pencernaan pada ikan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.