Cara Bermain dan Ukuran Lapangan Kasti

Kasti merupakan salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Kasti merupakan bentuk permainan tradisional yang mengutamakan beberapa unsur kekompakan, ketangkasan dan kegembiraan. Permainan ini biasa dilakukan di lapangan terbuka, pada anak-anak usia sekolah dasar, permainan ini bisa melatih kedisiplinan diri serta memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas antar teman. Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut memiliki beberapa keterampilan yaitu memukul, melempar, dan menangkap bola serta kemampuan lari. Kasti dimainkan oleh 2 regu, yaitu regu pemukuldan regu penjaga. Permainan kasti sangat mengandalkan kerjasama pemain dalam satu regu.

Cara Bermain Kasti

Permainan ini membutuhkan peralatan khusus. Peralatan digunakan untuk mempermudah permainan. Contoh peralatan kasti adalah bola, pemukul kayu, dan bendera kecil. Setiap peralatan mempunyai fungsi masing-masing.

  1. Bola berfungsi sebagai benda yang dipukul, berukuran kecil, biasanya berwarna hijau atau kuning, disebut juga bola kasti.
  2. Pemukul kayu berfungsi untuk memukul bola dengan panjang 50-60 cm.
  3. Bendera kecil berfungsi sebagai tempat hinggap.

Permainan kasti dimainkan oleh dua regu, setiap regu terdiri dari 12 orang pemain. Satu regu pemukul dan satu regu penjaga. Satu orang dari tiap regu ditunjuk sebagai pemimpin (kapten) regu. Sebelum permainan dilakukan pengundian untuk menentukan regu pemukul dan regu penjaga. Semua pemain mengenakan nomor dada yang berurutan 1 sampai 12. Pemain dari regu penjaga boleh berada di mana saja, kecuali di ruang bebas, di ruang pemukul dan di daerah lurus dari ruang pemukul ke tiang hinggap pertama.

Pemukul harus memukul bola dengan keras agar lambungannya sukar dijangkau penjaga dan dapat melampaui pos jaga (base). Pelambung harus berusaha melambungkan bola dengan benar agar luput dari pukulan pemukul, bola lemparan harus cepat, keras, dan sukar dipukul. Penangkap harus bersiap menangkap bola yang luput dari pukulan pemukul. Penjaga harus selalu siap menangkap dan mengoper bola.

Setiap pemain dari regu pemukul hanya berhak atas satu pukulan saja, kecuali pemain pembebas yang berhak memukul sebanyak 3 kali. Maka kamu harus bersungguh-sungguh dalam memukul agar berhasil. Jika bola terpukul dengan benar, pemukul harus berlari ke base 1 dan 2, kemudian kemballi ke ruang bebas. Semua pemain dari regu pemukul harus berada di ruang bebas, kecuali saat dipanggil untuk memukul sesuai nomor urutnya.

PELAJARI JUGA:  Sebutkan Prinsip-Prinsip yang Terkandung Dalam Pencak Silat

Pukulan dianggap benar jika bola dari pelambung dipukul tidak melampaui garis pukul atau jatuh di dalam daerah permainan. Pukulan dianggap salah jika bola dari pelambung dipukul tidak melampaui garis pukul atau jatuh di luar lapangan permainan.

Pergantian tidak bebas terjadi, apabila salah seorang regu pemukul terkena lemparan bola oleh regu penjaga maka regu pemukul berganti menjadi regu penjaga. Pelemparan terhadap regu pemukul tidak sah apabila regu pemukul telah berada di tiang hinggap atau di ruang bebas.

Pergantian bebas dilakukan apabila:

  1. Regu penjaga berhasil menangkap bola sebanyak tiga kali berturut-turut dengan tidak diselingi pergantian,
  2. Pembebas sudah memukul bola yang ketiga dan belum ada anggota regu pemukul yang berhasil masuk ke ruang bebas,
  3. Kayu pemukul terlepas dari tangan saat pemukul melakukan pukulan.

Pembebas ialah satu-satunya anggota regu pemukul yang berada dalam ruang bebas dan ruang pemukul. Kepadanya diberikan kesempatan memukul bola tiga kali, kecuali setelah pemukul pertama, ada anggota regu pemukul yang dapat kembali ke ruang bebas.

Perolehan nilai dan penentuan pemenang di tentukan sebagai berikut:

  1. Nilai nol diperoleh pemain yang pukulannya gagal
  2. Nilai satu, jika pukulannya benar dan ia kembali ke ruang bebas dengan selamat diselingi pukulan bola oleh teman pemain dalam regu satu.
  3. Nilai satu diberikan pada regu penjaga bila berhasil menangkap bola pukul secara langsung sebelum bola
    tersebut jatuh ke tanah. Regu penangkap dapat mengumpulkan nilai juga jika tangkapannya benar.
  4. Nilai dua jika pukulan dari regu pemukul betul dan dapat lari ke base 1 dan 2, serta dapat kembali ke ruang bebas dengan selamat secara langsung tanpa terhalang pemukul berikutnya.
  5. Nilai tiga didapat oleh regu penjaga, jika dalam satu putaran permainan, penjaga berhasil menangkap bola tiga kali. Kemudian dilakukan pertukaran tempat
  6. Regu yang paling banyak mengumpulkan nilai dinyatakan sebagai pemenang. Nilai dicatat oleh pencatat nilai.

Waktunya dua babak. Lamanya bermain di setiap babaknya 20 atau 30 menit diselingi istirahat selama 10 menit. karena permainan ini sistemnya adalah bukan perhitungan waktu, maka yang terbaik adalah menentukan sendiri sesuai kemampuan, dan jangan memaksakan diri untuk bermain dalam waktu yang lama.

Teknik Melempar Bola

Melempar Bola Mendatar

Yang harus dilakukan:

  1. Pertama, bola dipegang pada pangkal ruas-ruas jari tangan. Di antara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Jempol dan jari kelingking menahan dan mengontrol bola supaya tidak jatuh.
  2. Posisi badan condong ke belakang, ayunkan lengan dari bawah ke arah atas.
  3. Kemudian bola dilempar mendatar setinggi dada ke arah sasaran lempar.
PELAJARI JUGA:  Pengertian Spiker (Smasher) dalam Permainan Bola Volly
 Melempar Bola Melambung

Yang harus dilakukan:

  1. Pertama, bola dipegang pada pangkal ruas-ruas jari tangan. Di antara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Jempol dan jari kelingking menahan dan mengontrol bola supaya tidak jatuh.
  2. Posisi badan condong ke belakang.
  3. Ayunkan lengan dari bawah ke arah atas.
  4. Lempar bola menggunakan tangan terkuat.
  5. Apabila melempar bola menggunakan tangan kanan, makan kaki kiri berada di depan. Begitu juga sebaliknya.
  6. Bola dilempar melambung kemudian diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke arah depan.
    Arahkan pandangan mata menuju sasaran lemparan.
Melempar Bola Menyuysur Tanah

Yang harus dilakukan:

  1. Pertama, bola dipegang bada pangkal ruas-ruas jari tangan.
  2. Badan dalam posisi membungkuk.
  3. Ayunkan lengan belakang ke arah depan melalui bawah.
  4. Kemudian bola dilempar menyusur tanah menuju sasaran.
Melempar Bola Memantul Tanah

Yang harus dilakukan:

  1. Pertama, posisi kaki ditekuk dan badang condong ke arah depan.
  2. Ayunkan lengan ke arah depan bawah.
  3. Bola dilempar memantul tanah menuju sasaran.

Teknik Menangkap Bola

Teknik menangkap bola kasti ada 4 macam, yaitu:

  1. Menangkap Bola Mendatar
  2. Menangkap Bola Melambung
  3. Menangkap Bola Menyusur Tanah
  4. Menangkap Bola Memantul Tanah

Teknik Melambungkan Bola

Teknik melambungkan bola digunakan untuk memberikan umpan yang baik kepada pemukul.
Cara melakukan:

  1. Berdiri tegak. Jika melempar dengan tangan kanan, maka kaki kanan berada di depan
  2. Bola dipegang dengan tangan kanan di depan paha kanan
  3. Badan condong ke depan
  4. Putar lengan kanan (yang memegang bola) ke belakang 360°
  5. Langkahkan kaki kiri ke depan, ayunkan lengan ke depan dan lepaskan bola saat berada di samping paha kanan disertai lecutan pergelangan tangan

Teknik Memukul Bola

Cara melakukan:

  1. Pegang alat pemukul di bagian yang lebih kecil dengan satu tangan
  2. Berdiri menyamping sehingga pelambung berada di samping kiri pemukul
  3. Kedua kaki dibuka selebar bahu
  4. Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan siku tangan yang memegang alat pemukul ditekuk
  5. Pandangan ke arah pelambung dan datangnya bola
  6. Ayunkan alat pemukul dengan meluruskan siku disertai lecutan pergelangan tangan saat bola dalam jangkauan pukulan
  7. Diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan

Ukuran Lapangan Kasti

Lapangan kasti berbentuk persegi panjang dengan ukuran:

  1. Panjang: 60 – 70 meter
  2. Lebar: 30 meter
  3. Ruang hinggap: 3
  4. Ruang bebas: 1