Tingkat Pertumbuhan Penduduk dan Taraf Hidup Penduduk di Negara Maju

Posted on

Dalam konteks ekonomi internasional, dikenal dengan istilah “negara maju” dan “negara berkembang”. Kedua istilah tersebut merupakan penggolongan negara-negara di dunia berdasarkan kesejahteraan atau kualitas hidup rakyatnya. Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi. Sedangkan negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan.

Pengertian Negara Maju

Negara maju adalah merupakan bangsa yang memiliki peringkat sangat tinggi dalam hal standar di bidang teknologi, pengetahuan dan ekonomi yang ditopang semuanya dalam inovasi dan sifatnya yang merata. Negara yang HDI (Human Development Index) dan PNB tinggi dipandang sebagai negara maju.

Negara maju menjadi sebutan untuk negara yang menikmati standar hidup relatif tinggi. Negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Suatu negara dapat disebut negara berkembang atau negara maju didasarkan pada keberhasilan pembangunan oleh negara yang bersangkutan.

Pembangunan merupakan proses perubahan dari suatu keadaan ke keadaan lain yang lebih baik daripada sebelumnya, baik dalam segi pembangunan fisik maupun non fisik. Pembangunan selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam pengertian seluas-luasnya, meliputi kesejahteraan ekonomi, sosial, politik dan kebudayaan.

Negara yang digolongkan sebagai negara maju terdapat di benua Eropa terutama kawasan Eropa Barat serta Amerika (Utara) Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain. Sedangkan yang digolongkan negara berkembang terdapat di Benua Asia, Afrika, dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa negara maju seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru

Ciri ciri Negara Maju

Berikut ciri ciri dari negara maju. Penjelasan dari Angka pengangguran tinggi sampai pendidikannya yang tinggi.

Angka Pengangguran Rendah

Angka pengangguran rendah merupakan salah satu ciri dari negara maju. Keseimbangan antara jumlah lapangan kerja dan jumlah pekerja adalah indikator dari negara maju. Jika jumlah lapangan pekerjaan lebih banyak dari jumlah pekerja maka perekonomian suatu negara tidak bisa tumbuh maksimal tapi jika jumlah pekerja lebih banyak daripada jumlah lapangan pekerjaan maka meningkatkan jumlah pengangguran.

Di negara maju tetap ada pengangguran tetapi cuma ada satu jenis yaitu Pengangguran friktional. Pengangguran friksional adalah seseorang menjadi pengangguran karena orang tersebut beralih dari tenaga kerja dari suatu pekerjaan ke pekerjaan yang lain.

PELAJARI:  Batas Wilayah Indonesia Secara Geografis

Biasanya pemerintah tetap memberikan jaminan sosial bagi pengangguran yang ada di negara maju. Tetapi lucunya para pengangguran tersebut justru tidak bermalas-malasan dan Mereka malu mendapatkan jaminan tersebut, akhirnya mereka berusaha untuk mencari pekerjaan baru.

Pendapatan Perkapita Tinggi

Salah satu indikator untuk mengukur suatu negara maju adalah pendapatan perkapitanya yang tinggi. Pendapatan perkapita adalah berapa sih pendapatan yang berhasil dicapai oleh rata-rata penduduk selama setahun. Bank dunia sendiri menetapkan standar bahwa minimal 10,726 USD setahun untuk negara maju.

Pesatnya Kemajuan di Bidang Iptek

Pemerintah negara maju selalu memberikan dukungan berupa fasilitas dan dana bagi para ilmuwannya. Rata-rata ilmuwan disana digaji sangat tinggi sehingga mereka semangat dan melakukan inovasi terus menerus. Kemudian hasil dari inovasi akan diterapkan di berbagai bidang diantaranya kesehatan, militer, pendidikan, astronomi, produksi dan lainnya.

Dan juga sebagian besar bangsa barat pula negara contohnya Jepang mempunyai perkembangan teknologi yang cepat pertumbuhannya. Mereka menguasai Beragam sektor perdagangan khususnya di bidang teknologi.

Masyarakat pula condong menerima perkembangan teknologi tersebut sebab memang mereka mengalami dampak nyaman dan terasa instan segala sesuatu khususnya pada karier mereka.

Jasa dan industri menjadi tumpuan utama perekonomian

Sebagai contoh, kita bahwa mayoritas produk mobil di negara kita adalah dari Jepang. Industri di Jepang saja sangat maju dan perusahaan mereka mampu produksi barang dengan harga jual tinggi.

Contoh Negara lainnya adalah misalnya saja Korea Selatan, industri yang paling maju disana adalah elektronik. Berbagai produk elektronik seperti kulkas, smartphone, televisi dan laptop mereka ekspor dan mampu mendongkrak pendapatan negara tersebut.

Budaya Disiplin Tinggi

Jam produktif rata-rata di negara maju sangat padat yaitu minimal 8 jam dan para pekerja di sana memiliki rasa disiplin, tanggung jawab dan jarang telat.

Dengan budaya positif tersebut negara maju dapat mengoptimalkan sumber daya alam secara maksimal dan efektif dalam meningkatkan pertumbuhan pembangunannya.

Pendidikan Yang Baik dan Merata

Rata-rata di negara maju penduduknya sudah bisa membaca dan menulis dengan lancar. Pemerintahnya sendiri mewajibkan pendidikan bagi semua penduduknya. Selain mewajibkan juga pemerintah mendukung dengan memberikan fasilitas yang memadai.

PELAJARI:  Dampak Negatif Dari Globalisasi

Laju Pertumbuhan Rendah

Pada negara maju, tingkat laju pertumbuhan para penduduk kecil. Tingkat kelahiran yang kecil dan kematian balita yang kecil juga membuat negara maju tak kelebihan jumlah penduduk atau padat penduduk.

Alasannya kenapa?

Sebab para masyarakatnya paham betul tentang perencanaan keluarga, fasilitas kesehatan yang baik, penundaan umur pernikahan yang dini dan juga terdapat masyarakat khususnya wanita yang menjadi wanita karir pada dunia kerja.

Tingkat Pertumbuhan Penduduk di Negara Maju

Secara definisi, negara maju adalah negara yang memiliki standar hidup yang tinggi dengan indikasi perekonomian yang sudah merata dan teknologi yang tinggi. Tingkat pertumbuhan penduduk di Negara-negara maju relative rendah, yaitu dibawah 1% per tahun. Hal ini disebabkan karena angka kelahiran dan kematian sudah dapat dikontrol.

Beda dengan negara berkembang yang income perkapitanya rendah, indeks perkembangan manusianya berada di bawah standar normal dan memiliki banyak progress di segala bidang

Secara lebih spesifik, negara maju memiliki Pendapatan nasional bruto yang tinggi. Angka pertumbuhan penduduk yang rendah setiap tahunnya yaitu hanya sekitar 0,4%. Angka kematian bayi hanya berkisar 8 orang per 1000 penduduk.

Fakta ini di dukung oleh majunya ilmu kedokteran di masing-masing negara maju. Di negara maju, penduduknya memiliki angka harapan hidup yang tinggi yaitu mencapai 79 tahun dimana dependensi anak hanya mencapai 20%.

Mayoritas penduduk di negara maju memiliki kemampuan baca tulis yang tinggi. Penduduk sadar betul akan pentingnyaa pendidikan dan mayoritas masyarakat melanjutkan studi ke luar negeri. Majunya pembangunan sosial di negara maju tidak lepas dari adanya peran pemerintah dalam menyediakan jaminan sosial yang berguna untuk memproteksi masyarakat dari risiko kehilangan pekerjaan,

Misalnya jaminan atas hamil, kecelakaan kerha, sakit, cacat, dan juga jaminan masa tua. Di negara maju, hampir 50% pendapatan nasional bruto yang diperoleh negara dialokasikan untuk memberikan layanan sosial dan juga layanan kesehatan.

Taraf Hidup Penduduk di Negara Maju

Bentuk kota negara maju dirancang dengan pola metropolis galaktika, metropolis bintang, metropolis cincin, menyebar, dan juga memusat. Pola tata kota ini betul-betul diperhatikan oleh pemerintah setempat untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan hidup masyarakatnya.

PELAJARI:  Upaya Meningkatkan Potensi Perairan di Indonesia

Tingkat kesehatan di Negara maju tergolong baik karena ketersediaannya sarana dan prasarana kesehatan yang memadai. Tingkat kesehatan penduduk yang sudah baik, dapat terlihat dari angka kematian penduduk yang rendah dan angka harapan hidup penduduk yang tinggi. Usia harapan hidup di Negara maju adalah 77 tahun  sedangkan di Negara berkembang 65 tahun.

Di negara-negara maju secara umum penduduknya sudah memiliki kesadaran yang tinggi akan arti pentingnya pendidikan. Di negara maju, tingkat buta huruf tergolong rendah. Tingkat pendidikan yang tinggi berdampak pula pada perkembangan teknologi sehingga menunjang industrialisasi.

Pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu, yang biasanya satu tahun, dikenal dengan istilah pendapatan perkapita. Pendapatan per kapita diperoleh dari pendapatan nasional pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk suatu negara pada tahun tersebut. Menurut Bank Dunia, kriteria pendapatan per kapita untuk negara maju adalah di atas US$10,726 per tahun.

Produktivitas per tenaga kerja diperoleh dengan menentukan keseluruhan produksi selama satu tahun dibagi jumlah seluruh akatan kerja. Hal ini disebabkan karena sebagian besar penduduk bekerja pada sektor industri. Industri menyebabkan produktivitas tinggi, sehingga pertumbuhan ekonomi negara makin cepat.

Pengangguran semu tidak terjadi karena lapangan kerja cukup tersedia, dibidang industri, penggunaan tenaga kerja yang sesuai dengan bidangnya, lebih profesional, dan efisien, dibanding negara-negara berkembang.

Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan didukung oleh sumber daya alam berupa hasil tambang seperti biji besi, tembaga dan lain-lian. Barang tambang merupakan bahan baku bagi perindustrian. Produk utamanya adalah barang-barang sekunder (manufaktur) dan tersier (jasa). Ekspor utamanya terdiri dari barang-barang buatan pabrik, seperti mesin-mesin, elektronik, bahan-bahan kimia, serta jasa