Rancangan Penelitian Geografi

Pengertian Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian adalah suatu kesatuan, rencana terinci dan spesifik mengenai cara memperoleh, menganalisis, dan menginterpretasi data.

Tujuan pembuatan Rancangan Penelitian

  1. Menguji atau menemukan ilmu pengetahuan
  2. Memperoleh dana untuk membiayai penemuan baru
  3. Membantu mengatasi atau memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat
  4. Menyelesaikan tugas akhir sekolah atau tugas akhir di perguruan tinggi

Unsur – unsur di dalam Rancangan Penelitian

  1. Judul : tujuan, indikator, atau variabel
  2. Masalah
  3. Sasaran penelitian : lokasi, objek (populasi & sampel)
  4. Prosedur pengumpulan data
  5. Cara mengolah, mengorganisasi, dan menyajikan hasil penelitian
  6. Komponen – komponen etika di dalam penelitian
  7. Referensi

Pengertian dan Jenis-Jenis Penelitian

Pengertian Penelitian

Penelitian merupakan penyelidikan dan pengujian yang kritis gunaa menanggapi dan memecahkan masalah. Sedangkan Penelitian geografi yaitu kegiatan ilmiah yang dilakukan dengan langkah-langkah secara didtematis untuk memecahkan suatu permasalahan geografi yang meliputi ruang sebagai region sebagai objek penelitian.

Jenis-Jenis Penelitian

  1. Berdasarkan Tujuan Penelitian
    Tujuan penelitian dapat dibedakan ke dalam beberapa bentuk.
    1) Penelitian Dasar
    2) Penelitian Terapan
    3) Penelitian Evaluaatif
  2. Berdasarkan Metode Penelitian
    Berdasarkan metodenya, penelitian dapat dibedakan kedalam dua jenis yaitu:
    1) Penelitian Kuantitatif
    Berbagai Penelitian kuantitatif
    a. Penelitian Eksploratif
    b. Penelitian Deskriptif
    c. Penelitian Eksplanatoris
    d. Penelitian Survei
    e. Penelitian Eksperimen
    f. Penelitian Expost-Facto (Penelitian Komparatif)
    g. Penelitian Korelasional
    2) Penelitian Kualitatif
    Berikut ini berbagai jenis penelitian kualitaatif.
    a. Biografi
    b. Fenomenologi
    c. Grounded Theory
    d. Etnografi
    e. Studi Kasus

Pengertian Penelitian Geografi

Penelitian Geografi merupakan salah satu jenis penelitian yang berkembang saat ini dengan melakukan penelitian yang sistematis terkontrol empiris, dan penyelidikan kritis dari proposisi hipotesis tentang hubungan yang diperkirakan antara gejala alam. Penelitian disebut sistematis bila mengikuti langkah- langkah atau tahapan yang dimulai dengan mengidentifikasi masalah , menghubungkan masalah tersebut dengan teori yang ada, mengumpulkan data, menganalisis dan menginterprestasi data, menarik kesimpulan dan menggabungkan kesimpulan.

Ciri khas Penelitian Geografi menggunakan Konsep, Prinsip dan Pendekatan Geografi dalam mendapatkan masalah penelitian terhadap gejala alam maupun sosial, dan memecahkan permasalahan dengan sudut pandang keruangan, kewilayahan dan kelingkungan.

Studi geografi berkenaan dengan sebagai berikut :

  1. Permukaan bumi (geosfer)
  2. Alam lingkungan (atmosfer, litosfer, hidrosfer, biosfer)
  3. Umat manusia dengan kehidupannya (antroposfer)
  4. Penyebaran keruangan gejala alam dan kehidupannya termasuk persamaan dan perbedaan
  5. Analisis hubungan keruangan gejala- gejala geografi di permukaan bumi
PELAJARI JUGA:  Struktur dan Lapisan Bumi

Ciri Khas Penelitian Geografi

Dalam studi geografi memiliki ciri khas dalam penelitian khususnya dalam ketrampilan dan kemampuan terutama dalam berkenaan dengan segi praktis adalah

  1. Pembuatan dan penggunaan peta yang berkaitan analisa pendekatan keruangan, wilayah dan kelingkungan untuk analisa gejala geosfera yang meliputi penyebaran jenis tanah, jenis vegetasi, pemukiman, penduduk jaringan jalan, pola aliran sungai, dan jenis pertanian yang digunakan pemanfaatan interprestasi dan analisa peta
  2. Observasi lapangan, kemampuan observasi dilapangan memberikan data yang akurat yang lebih besar yang tidak dapat terbaca lewat peta dan kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan dalam penelitian geografi. Mencatat dan meneliti obyek penelitian di suatu wilayah berarti bahwa secara bersama –sama diadakan pemetaan daerah tersebut dengan observasi lapangan.
  3. Dokumentasi; kecakapan dalam menyusun dokumen hasil penelitian dan foto serta peta daerah penelitian yang di peroleh dilapangan memberikan informasi yang akurat dan bukti untuk analisa penelitian geografi.
  4. Penentuan Model dari Hasil Analisa Penelitian Geografi.
    Hasil analisa dari studi penelitian geografi memberikan interprestasi data yang dapat di gunakan untuk menentukan model atau gejala geosfer yang terjadi di wilayah tertentu dengan pendekatan keruangan, kewilayahan dan kelingkungan. Model ini dapat berupa pola penyebaran maupun gambar, grafik dan diagram.

Metode Analisis Geografi

Berikut ini adalah berbagai macam metode analisis geografi.

  1. Berkaitan dengan Eksistensi Populasi
    a. Metode Penelitian Sensus
    b. Metode Penelitian Studi Kasus
    c. Metode Penelitian Sampling
  2. Berkaitan dengan Karakteristik Objek Penelitian
    a. Metode Survei
    b. Metode Historis
    c. Metode Eksperimental
  3. Berkaitan dengan Analisis Data
    a. Pendekatan Kualitatif
    b. Pendekatan Kuantitatif
    c. Pendekatan Gabungan Kualitatif dengan Kuantitatif

Setelah mengetahui beberapa macam metode analisis geografi, langkah selanjutnya adalah menentukan jawaban sementara atau dugaan jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Dalam metode ilmiah, dugaan jawaban disebut hipotesis (jawaban yang masih dangkal dan perlu diuji kebenarannya).

Syarat yang harus fimiliki oleh suatu hipotesis yang baik yaitu sebagai berikut.

  1. Dapat di percaya dan masuk akal
  2. Merupakan ungkapan keteraturan pikiran
  3. Memberikan peluang untuk pengujian empiris.

Tidak semua penelitian membutuhkan hipotesis, Penelitian yang membutuhkan hipotesis adalah penelitian yang menggunakan beberapa variabel dan saling berhubungan. Sedangkan penelitian yang tidak membutuhkan hipotesis adalah penelitian yang menghasilkan rancangan.

Manfaat hipotesis adalah memeberikan batasan penelitian, menyatakan hubungan, dan sebagai panduan dalam penelitian. Adapun ciri hipotesis yang baik adalah dinyatakan dalam kalimat yang tegas dan dapat diuji secara alamiah serta sebagai dasar dalam merumuskan hipotesis yang kuat.

PELAJARI JUGA:  Dampak Positif dan Negatif Vulkanisme dan Tektonisme

Macam – Macam dan Bentuk Hipotesis

Dasar merumuskan hipotesis adalah dengan berdasarkan teori atau perdasarkan penelitian terdahulu.

Hipotesis terdiri dari tiga macam yaitu sebagai berikut.

Hipotesis Deskriptif

Pada hipotesis ini penelitian hanya melihat gambaran objek, misalnya data pelayanan kepada konsumen, kebersihan, kinerja keuangan, dsb.

Contoh:

  1. Pelayanan Rumah Sakit Sakitan tidak memuasskan.
  2. Kinerja Keuangan Bank Krut Baik.

Hipotesis Komparatif

Hipotesis Komparatif dilakukan juka dihadapi dua objek penelitian sekaligus dan oenelitian ini sengaja dilakukan untuk perbandingan, misalnya mutunya, kinerjanya, semangat kerjanya dsb

Contoh:

  1. SMA Wijaya lebih bermutu dibandingkan dengan SMA Bakti
  2. Semangat Kerja karyawan PT Mencari Cinta Sejati lebih tinggi dibandingkan dengan semangat kerja karyawan PT Mencari Sahabat Sejati

Hipotesis Asosiatif

Hipotesis ini digunakan untuk meneliti pengaruhperubahan satu variabek terhadap variabel yang lainnya.

Contoh:

  1. Kepuasan pasian berpengaruh terhadap loyalitas pasien
  2. Jumlah nasabah berpengaruh terhadap kinerja keuangan Koperasi Zebra

    Dua bentuk hipotesis yang sering digunakan di dalam penelitian yaitu sebagai berikut.

Hipotesis Nol (Ho)

Hipotesis yang menyatakan hub, atau pengaruh antarvariabel sama dengan nol. Atau dengan kata lain, tidak ada perbedaan hub. atau pengaruh antar variabel. Rumusan hipotesis nol sebagai berikut.

  1. Tidak ada perbedaan antara … dan …
  2. Tidak ada pengaruh … terhadap …

Hipotesis Alternatif (Ha)

Hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan hub. atau pengaruh antarbariabel (kebalikan dari hipotesis nol). Rumusan hipotesis alternatif yaitu sebagai berikut

  1. Jika.. maka …
  2. Adanya perbedaan antara … dan …
  3. Ada pengaruh … terhadap …

Metode Penelitian Geografi

Metode yang di gunakan dalam Penelitian Geografi menggunakan pendekatan – pendekatan
sebagai berikut :

  1. Pendekatan keruangan (dalam studi geografi harus tetap menggunakan prinsip dan
    pendekatan keruangan :
    a) Pendekatan Topik (yang menjadi perhatian kita),
    b).Pendekatan Aktivitas manusia (berkenaan dengan aktivitas penduduk dan interelasinya)
  2. Pendekatan ekologi (berkenaan dengan interelasi manusia dengan lingkungannya)
  3. Pendekatan kronologis (berkenaan dengan pengkajian geografi yang perkembangannya dinamis )
  4. Pendekatan system (berkenaan dengan kajian suatu masalah sebagai bagian dari keseluruhan masalah yang besar, dengan melihat secara keseluruhan)