Sebab-Sebab Terjadinya Perubahan Pada Benda

Anda pastinya sudah tahu bahwa benda apapun itu pastinya akan mengalami sebuah perubahan dari waktu ke waktu. Batu yang kokoh sedikit demi sedikit mulai hancur akibat panas dan hujan setiap tahun. Sebuah pagar besi lama kelamaan akan mengalami kerusakan karena faktor perkaratan. Makanan yang kita biarkan lama kelamaan akan basi dan membusuk.

Ada 3 faktor penyebab perubahan benda yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari yaitu pelapukan, perkaratan, dan pembusukan.

Pelapukan

Pelapukan merupakan faktor penyebab perubahan benda yang disebabkan oleh makhluk hidup dan faktor alam. Pelapukan adalah proses pengikisan atau penghancuran benda yang terjadi secara perlahan-lahan dalam waktu yang relatif lama.

Tiga jenis pelapukan

  • Pelapukan biologi

Pelapukan biologi adalah pelapukan yang terjadi karena kegiatan makhluk hidup. Pelapukan biologi pada batuan bisa terjadi jika batuan ditumbuhkan oleh tumbuhan atau lumut. Peristiwa ini dapat diamati di daerah daerah yang lembap.

  • Pelapukan Fisika

Pelapukan fisika adalah pelapukan yang terjadi karena faktor faktor alam, misalnya angin, air, atau cahaya matahari. Angin yang bertiup sepanjang siang dan malam hari dapat memindahkan batuan sedikit demi sedikit. sementara itu, angin yang bertiup kencang di daerah pegunungan dapat menggelindingkan batuan dari puncak gunung ke dasar jurang.

  • Pelapukan kimia

Pelapukan kimia adalah pelapukan yang terjadi ketika benda benda bereaksi dengan zat zat kimia. Contoh pelapukan kimia adalah hujan asam yang mengakibatkan perubahan pada benda benda yang diterpanya. Hujan asam terjadi karena zat zat pencemar dari bumi berekasi dengan air di atmosfer, lalu turun sebagai hujan.

PELAJARI JUGA:  Zat-zat yang terdapat pada Makanan Sehat

Perkaratan

Anda pernah melihat paku atau kawat yang sudah berkarat? Apaah paku yang sudah berkarat sama dengan paku yang masih baru? tentu berkarat sama dengan paku yang masih baru? tentu berbeda, bukan? paku yang masih baru tampak mengilap dan permukaanya masih harlus. Sebaliknya, paku yang sudah berkarat tidak lagi mengilap dan permukaannya terasa kasar.

Perkaratan terjadi karena adanya reaksi logam dengan air dan oksigen. Logam, terutama besi dan baja akan berkarat jika bersentuhan langsung dengan air dan udara (oksigen). itulah yang terjadi pada paku dan kawat jika terus menerus terkena air hujan lama kelamaan akan berkarat.

Pembusukan

Pembusukan merupakan faktor penyebab perubahan benda yang sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Pembusukan sering terjadi pada bahan makanan atau pun makanan yang sudah jadi seperti nasi, roti, ikan, buah, dan sayuran. Bahan-bahan ini mudah membusuk jika dibiarkan di tempat terbuka. Pembusukan terjadi karena aktifitas jamur dan bakteri.

PELAJARI JUGA:  Tujuan Pembelahan Sel, Organ Reproduksi Luar pada Wanita dan Implantasi

Jamur dan bakteri mudah berkembangbiak pada tempat yang basah dan lembab seperti nasi yang agak berair dan pakaian yang agak basah. Ada berbagai cara untuk menghambat proses perkembangan jamur dan bakteri dalam makanan seperti pemanasan, pendinginan, dan pemberian bahan pengawet.