Siklus Pemrosesan Informasi

Posted on

Dalam proses kehidupan manusia sehari-hari, kita sering dihadapkan dengan banyak data. Ada data tentang pribadi, data tentang keluarga, data tentang masyarakat, data suatu kantor, maupun data lainnya. Dengan demikian, data diartikan suatu kumpulan dari kejadian-kejadian yang ditulis(dicatat) dari suatu keadaan atau peristiwa nyata yang terjadi di lapangan.

Suatu data akan lebih berarti jika di susun secara baik, benar, dan sistematis. Tujuan dari kegiatan penyusunan data adalah untuk mendapatkan informasi secara tepat dan akurat. Dengan demikian, informasi dapat diartikan suatu hasil dari kegiatan pengolahan data yang lebih berarti dari suatu kejadian, keadaan, peristiwa yang masih berbentuk data mentah. Bentuk infomasi yang dapat dihasilkan oleh komputer adalah berupa teks, angka, symbol-simbol, suara, sinyal, dan grafik.

PELAJARI:  Menghubungkan Jaringan LAN ke Internet

Siklus Proses Informasi

Data merupakan bentuk informasi yang masih mentah, belum mempunyai makna yang sempurna sehingga diperlukan pengolahan, dan pemrosesan untuk mendapatkan informasi yang akurat. Untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan apa yang diharapkan maka diperlukan factor-faktor pendukung, yakni data mentah dan proses pembuatannya. Siklus proses informasi secara umum dapat dibedakan menjadi tiga tahapan, yaitu tahap pengumpulan data (bahan baku), tahap pengolahan(pemrosesan), dan tahap penyelesaian atau hasil.

Pengertian Input, Proses, dan Output

Dalam Komputerisasi dikenal siklus Pemrosesan Informasi/Data (Input – Proses – Output) yang artinya bahwa komputer akan membantu memberikan Output (informasi) berdasarkan input (masukan). Sehingga apabila input yang diberikan benar akan menghasilkan output (informasi) yang benar pula begitu juga sebaliknya.

PELAJARI:  Program pada Jaringan untuk Melindungi Network Internal

Perbedaan antara Input, Proses, dan Output

Input adalah aktivitas pemberian data kepada komputer, dimana data tersebut merupakan masukan bagi komputer. Agar data dapat digunakan kembali sebaiknya data tersebut disimpan di sebuah file tunggal atau ke dalam sebuah basis data yang secara fisik disimpan media penyimpan seperti harddisk, flash disk, cd, atau dvd.

Proses, pemroses ini akan menentukan akan diapakan informasi yang masuk tersebut. Pemrosesan adalah mengelola data menjadi informasi. Pengolahan data menjadi informasi dilakukan melalui serangkaian proses yang dapat berbeda-beda sesuai dengan karakteristik data sebagai bahan dasarnya dan perangkat lunak yang mengolah data.

Output merupakan aktivitas menerima data dari hasil pengolahan pada bagian pemroses. Proses menampilkan informasi kepada pengguna melalui alat keluaran. Alat keluaran yang dimaksud dapat berupa monitor (visual), printer (hasil cetakan), speaker (suara) dan lain sebagainya.