Menentukan Unsur-unsur Berita

Pada era ini sekarang berita menjadi menu utama dalam deretan makanan harian “empat sehat lima sempurna”. Tiada hari tanpa berita. Dari waktu ke waktu, detik demi detik, berita silih berganti. Beragam informasi terus berhamburan memenuhi ruang kehidupan kita setiap harinya. Dengan banyaknya sajian berita, baik melalui media cetak ataupun elektronik, kita harus bisa memanfaatkannya dengan baik.

Pemahaman terhadap struktur dan kaidah teks berita memudahkan kita dalam mengelolahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Berita-berita tersebut berperan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan penambah wawasan. Ada pepatah, seorang yang menguasai berita (informasi), dialah yang akan menguasai dunia.

A. Pengertian Berita

Berita merupakan bentuk sajian informasi dalam bentuk tulisan (surat kabar) maupun lisan (radio/televisi) dari sebuah peristiwa/kejadian yang oleh khalayak dipandang sebagai informasi yang penting untuk diketahui. Macam informasi yang tersaji dalam berita dapat berupa berita politik, ekonomi, olahraga, kriminal, hukum, dan sebagainya.

B. Pokok-pokok Berita

Untuk menyimpulkan isi berita perlu memahami pokok-pokok berita. Pokok-pokok berita merupakan hal-hal penting dari sebuah berita. Untuk menentukan pokok-pokok berita kita bisa mencari berdasarkan unsur-unsur di bawah ini.

Pokok-pokok berita meliputi unsur informasi:

1. Apa yang terjadi (what)
2. Siapa yang terlibat dalam peristiwa (who)
3. Di mana terjadinya (where)
4. Kapan terjadinya (when)
5. Mengapa terjadinya (why)
6. Bagaimana terjadinya peristiwa (how)

Unsur-unsur tersebut biasa dikenal dengan sebutan 5W + 1H.

C. Struktur Berita

Pada umumnya, berita disusun dengan teknik piramida terbalik. Maksudnya adalah informasi utama berita disajikan pada paragraf pertama (kepala berita), sedangkan paragraf selanjutnya berisi penjelasan (ada dalam badan dan ekor berita). Biasanya pertanyaan mengenai apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana tentang berita itu dapat ditemukan jawabannya pada paragraf pertama.

1. Kepala berita (head)
Biasanya berisi pokok-pokok berita yangg terdiri dari 5W+1H.

PELAJARI JUGA:  Mengidentifikasi Alur Cerita, Babak Demi Babak, dan Konflik dalam Drama yang Dibaca atau Ditonton

2. Tubuh berita (body)
Berisi penjelasan tentang pokok-pokok berita yang telah disebutkan pada paragraf pertama.

3. Ekor berita (tail)
Berisi informasi tambahan yang menjelaskan informasi sebelumnya.

D. Langkah-langkah Menyimpulkan Berita

1. Siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting berita yang didengar!
2. Mulailah mendengarkan berita yang diperdengarkan dengan penuh konsentrasi!
3. Catatlah hal-hal penting yang berpedoman pada unsur 5W + 1H!
4. Berdasarkan catatan hal-hal penting tadi, rangkailah ke dalam sebuah paragraf simpulan isi berita!

E. Jenis-jenis Berita

1. Berita langsung
Berita yang diambil dari kejadian/peristiwa langsung. Bersifat baru dan penting.

2. Berita ringan
Tidak mementingkan kebaruan berita. Menonjolkan aspek manusiawi dalam berita.

3. Berita Kisah
Berita tentang kejadian/peristiwa yang dapat menyentuh perasaan atau menambah wawasan pembaca/pemirsa.

F. Sifat Berita

1. Aktual
Hal-hal yang bersifat baru (aktual) memiliki nilai lebih untuk ditulis menjadi sebuah berita dibandingkan hal-hal yang terjadi sudah lama. Seperti sifat manusia yang lebih suka hal-hal yang baru.

2. Penting
Sesuatu yang ditulis menjadi berita harus mempunyai sifat penting, yaitu diperlukan khalayak umum.

3. Akibat
Sesuatu ditullis menjadi berita karena memiliki dampak yang besar.

4. Emosi
Semua informasi jika diberitakan bisa menimbulkan munculnya emosi seseorang, seperti membuat marah, sedih, kecewa, dan sebagainya.

G. Ciri-Ciri Dari Berita Yang Baik

Berita yang baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut.

1. Menarik perhatian
2. Aktul atau terkini dan masih hangat (belum basi)
3. Dipercaya
4. Jelas dalam penyampaian

H. Contoh Menentukan Pokok-pokok Berita

Contoh Berita:

Kecelakaan di Bandara Soekarno-Hatta, Satu Mobil Terbalik

Jakarta – Kecelakaan tiga kendaraan terjadi di jelang pintu masuk terminal 1A
Bandara Soekarno-Hattta, Tangerang, Banten. Satu mobil terbalik akibat kecelakaan.

“Kecelakaan di jalan arah mau masuk terminal 1A,” kata Hendri memberikan
informasi melalui pasangmata.com pukul 10.05 WIB, Kamis (13/4/2017).

Dari informasi yang diterima Hendri, mobil yang terbalik diduga bersinggungan
dengan shuttle bus. Sopir mobil kemudian banting setir hingga kendarannya terbalik
“Yang terbalik mobil Kijang kapsul,” sebut Hendri.

PELAJARI JUGA:  Pembacaan dan Musikalisasi Puisi

Hendri saat melintas tak melihat adanya korban di lokasi kecelakaan
yang membuat kemacetan jelang terminal 1A.
Kecelakaan ini ditangani Polres Bandara Soekarno-Hatta.
“Saya melintas masih macet,” ujar Hendri.

Untuk menentukan pokok-pokok beritnya, kita perlu mencari jawaban dari pertanyaan 5W+1H sebagai beriktu:

1. Apa yang diberitakan (what)
Jawaban: Terjadi kecelakaan

2. Siapa saja yang diberitakan (who)
Jawaban:
– yang mengalami kecelakaan: pengendara (tidak disebutkan namanya)
– yang memberi informasi: Hendri
– yang menangani: Polres Bandara Soekarno-Hatta

3. Di mana peristiwa terjadi (where)
Jawaban: di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten

4. Kapan peristiwa terjadi (when)
Jawaban: Kamis (13/4/2017)

5. Mengapa peristiwa terjadi (why)
Jawaban: mobil yang terbalik diduga bersinggungan dengan shuttle bus. Sopir mobil kemudian banting setir hingga kendarannya terbalik

6. Bagaimana akhir dari peristiwa (how)
Jawaban: tak terlihat adanya korban, masih macet

Nah, semua unsur sudah terjawab dengan lengkap. Artinya berita terebut baik karena unsur-unsur pokoknya terpenuhi semua. Bagaimana, mudah bukan?

Berikutnya, jika mau meneruskannya menjadi kesimpulan berita, kamu tinggal menggabungkannya dengan beberapa kata tambahan (penghubung) sendiri. Penggabungannya pun bisa diawali dengan unsur apa saja. Boleh diawali unsur what, di awali unnsur when, atau yang lainnya, tidak ada suatu keharusan. Jika kita tulis diawali dengan unsur what bisa menjadi seperti berikut.

Kesimpulan Berita

Telah terjadi kecelakaan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kecelakaan itu terjadi pada hari Kamis (13/4/2017). Penyebabnya mobil yang terbalik diduga bersinggungan dengan shuttle bus. Sopir mobil kemudian banting setir hingga kendarannya terbalik. Tidak ada korban, namun kondisi jalan masih macet. Peristiwa itu ditangani oleh Polres Bandara Soekarno-Hatta

Demikian contoh menentukan pokok-pokok berita sampai tahapan penyusunan kesimpulannya. Semoga bermanfaat.