Cara Menulis Iklan Baris

Iklan merupakan informasi untuk mendorong atau membujuk orang-orang agar tertarik dengan barang atau jasa yang ditawarkan. Iklan juga dapat diartikan sebagai pemberitahuan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang dijual. Selain itu, iklan juga dapat berupa pemberitahuan, berisi lowongan kerja, dan berita keluarga.

Iklan biasanya dipasang di dalam media cetak (surat kabar atau majalah) dan media elektronika (radio, televisi, atau internet). Iklan juga sering kita saksikan di tempat-tempat umum, seperti di terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, perempatan jalan raya, dan pasar.

Menulis Iklan Baris

Iklan baris yang baik adalah iklan yang memenuhi persyaratan sebagai berikut.

1. SINGKAT

Iklan baris merupakan jenis iklan yang menggunakan bahasa yang singkat dan padat. Jika membaca iklan baris, kamu akan menemukan berbagai singkatan yang digunakan. Hal tersebut karena biaya dari iklan baris ditentukan oleh banyaknya jumlah baris. Semakin banyak jumlah barisnya semakin mahal juga pemasangan iklan tersebut.

Hal yang perlu diingat adalah penulisan singkatan sebaiknya menggunakan singkatan yang biasa dipakai. Singkatan tersebut harus tetap dapat dipahami dengan mudah dan tidak menimbulkan kebingungan pembacanya. Misalnya, terlalu singkat hingga kepanjangan singkatan tidak diketahui, atau jika singkatan ambigu atau bisa bermakna ganda.

Beberapa singkatan yang lazim digunakan adalah sebagi berikut.

PELAJARI JUGA:  Menelaah dan Merevisi Teks Tanggapan Kritis “Pengaruh K-pop di Indonesia”

Contoh:

Iklan baris yang kurang singkat:

  • DIJUAL TANAH dengan luas 2500 meter persegi, penjualan dengan Sertifikat Hak Milik, lokasi Jalan Kenari 3 Balikpapan, harga 650 ribu per meter persegi, harga bisa ditawar, hubungi Randy 085678786516

Iklan baris yang singkat:

  • DJUAL TANAH LT 2500m², SHM, Jl Kenari3 Bpp, hrg 650rb/m², nego, hub Randy 085678786516

2. LENGKAP

Agar pembaca dapat mengetahui keseluruhan informasi dari produk yang diiklankan, penting untuk menulis iklan baris secara lengkap. Paling tidak iklan baris harus berisikan jenis aktivitas, produk yang diiklankan, spesifikasi produk, serta identitas pemasang iklan. Dalam penulisannya, informasi yang satu dengan informasi yang lain bisa dipisahkan dengan menggunakan tanda koma (,). Selain itu tentu saja informasi yang dituliskan harus jujur dan sesuai keadaan yang sebenarnya.

Iklan baris yang kurang lengkap (tidak menyertakan lokasi tanah yang dijual):

  • DIJUAL TANAH LT 2500m², SHM, hrg 650rb/m², nego, hub Randy 085678786516

Iklan baris yang lengkap:

  • DIJUAL TANAH LT 2500m², SHM, Jl Kenari3 Bpp, hrg 650rb/m², nego, hub Randy 085678786516

3. KOMUNIKATIF

Jangan lupa, iklan pada dasarnya merupakan bentuk promosi, jadi buatlah iklan semenarik mungkin. Misalnya dengan menggunakan bahasa yang sederhana, tidak membingungkan, positif, tepat sasaran, dan menarik perhatian.

PELAJARI JUGA:  Membedakan Teks Tanggapan Kritis

Iklan baris yang kurang komunikatif:

  • DIJUAL TANAH LT 2500m², SHM, Jl Kenari3 Bpp, hrg 650rb/m², hub Randy 085678786516

Iklan baris yang komunikatif (menambahkan keterangan harga nego atau harga bisa ditawar):

  • DIJUAL TANAH LT 2500m², SHM, Jl Kenari3 Bpp, hrg 650rb/m², nego, hub Randy 085678786516

Poin Penting

Iklan baris yang baik adalah iklan yang memenuhi persyaratan berikut.

1. Singkat

Menggunakan bahasa yang singkat dan padat.
Penggunaan singkatan diperbolehkan, tapi sebaiknya menggunakan singkatan yang biasa dipakai.
Singkatan yang digunakan harus dapat dipahami dengan mudah dan tidak menimbulkan kebingungan pembacanya.

2. Lengkap

Keseluruhan informasi dari produk yang diiklankan harus ditulis lengkap.
Paling tidak berisikan jenis aktivitas, produk yang diiklankan, spesifikasi produk, serta identitas pemasang iklan.
Dalam penulisannya, antar informasi dipisahkan dengan tanda koma (,).

3. Komunikatif

Iklan baris adalah promosi, jadi buatlah iklannya semenarik mungkin.
Gunakan bahasa yang sederhana, tidak membingungkan, positif, tepat sasaran, dan menarik perhatian.