Menulis Teks Eksplanasi Berdasarkan Struktur dan Kebahasaan

Pada Pelajaran sebelumnya kamu sudah mempelajari tentang teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan suatu proses peristiwa dengan sejelas-jelasnya. Teks jenis ini lebih sering menggunakan fakta. Adapun langkah-langkah penyusunannya adalah sebagai berikut.

1. Mendaftar topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi teks eksplanasi.
Contoh:

  • Paling depan para siswi.
  • Memainkan mayoret.
  • Melakukan koreografi.
  • Para penonton berjubel.
  • Diikuti marching band.
  • Pelajar menempelkan tulisan hak-hak remaja.
  • Pelajar berselimut spanduk berisi tanda tangan pelajar.

2. Untuk menyusun kerangka teks, yakni dengan menomori topik-topik itu sesuai dengan struktur baku, yang paragraf-paragrafnya bisa disusun secara kausalitas atau kronologis. Di tahap ini, kamu bisa membuat topik yang dianggap tidak sesuai atau menggantinya dengan topik yang lain.

Adapun pengembangan paragrafnya, kita dapat menyusun kerangka seperti berikut.
Contoh:
a. Paling depan para siswi yang cantik.
b. Memainkan mayoret, melakukan koreografi.
c. Diikuti marching band.
d. Pelajar menempelkan tulisan hak-hak remaja.
e. Pelajar berselimut spanduk berisi tanda tangan pelajar.

3. Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi teks eksplanasi yang lengkap dan utuh, dengan memperhatikan struktur bakunya: identifikasi fenomena, proses kejadian, dan ulasan. Dalam tahap ini, kita harus menjadikan topik-topik itu menjadi kalimat yang jelas. Kita pun dapat saja membuat kalimat yang fungsinya sebagai pengikat, seperti konjungsi-konjungsi yang biasa digunakan dalam teks eksplanasi sehingga kalimat-kalimat itu terjalin secara lebih kompak dan padu.

Berikut contoh pengembangan paragraf untuk teks eksplanasi.

Rombongan ini terbagi menjadi beberapa kelompok. Paling depan, deretan siswi-siswi imut. Mereka asyik memainkan mayoret, melakukan koreografi menggunakan benderanya masing-masing. Kelompok mayoret ini diikuti dengan marching band, disusul dengan sejumlah pelajar yang menempeli tubuh mereka dengan papan yang bertuliskan hak-hak yang patut dituntut remaja. Rombongan diakhiri dengan sekelompok pelajar yang berbaris di dalam “selimut” berbentuk spanduk yang diisi petisi berupa tanda tangan pelajar dari sejumlah sekolah di Bandung.

Kalimat yang bercetak miring merupakan kalimat tambahan yang fungsinya sebagai pengikat sekaligus gagasan umum paragraf itu.

PELAJARI JUGA:  Pengertian dan Ciri-ciri Kata Majemuk

4. Menyunting teks eksplanasi yang ditulis teman. Tujuannya untuk mengoreksi kesalahan-kesalahan yang mungkin ada dalam teks itu, misalnya berkenaan dengan:

a. isi teks,
b. struktur,
c. kaidah kebahasaan, dan
d. ejaan/tanda bacanya.

Tugas
Lakukan kegiatan berikut!

1. a. Daftarlah topik yang berkaitan dengan kegiatan belajar di sekolahmu!

b. Susunlah topik-topik secara runtut ke dalam struktur eksplanasi: identifikasi fenomena, proses kejadian, dan ulasan!

c. Kembangkanlah kerangka itu menjadi sebuah karangan eksplanasi dengan memperhatikan kaidah-kaidah kebahasaan yang benar!

2. Lakukanlah silang baca dengan salah seorang teman dengan menggunakan rubrik penilaian berikut!

Contoh Jawaban

1. (a) Daftar topik yang berkaitan dengan kegiatan belajar di sekolah.
− Menjadikan internet sebagai mitra belajar.
− Teknologi komunikasi dan informasi dalam pembelajaran di kelas.
− Memublikasikan naskah di media internet untuk guru dan peserta didik.
− Menciptakan kelas yang menginspirasi.
− Bergaul dan berinternet sehat.

(b) Menyusun topik-topik berdasarkan struktur teks eksplanasi.
− Identifikasi fenomena: Teknologi dan informasi dalam pembelajaran di kelas; menjadikan internet sebagai mitra belajar.
− Proses kejadian: memublikasikan naskah di media internet untuk guru dan peserta didik; menciptakan kelas yang menginspirasi.
− Ulasan: bergaul dan berinternet dengan sehat.

(c) Mengembangkan kerangka menjadi teks eksplanasi. Fenomena teknologi dan informasi saat ini berpengaruh pada kehidupan masyarakat terutama pelajar. Dengan adanya kedua hal tersebut dapat memudahkan kita untuk memperoleh informasi secara cepat, akurat, dan lengkap. Namun, ada dua sisi yang melatarbelakanginya, sisi positif dan negatif. Sisi negatif sering kali pelajar memanfaatkannya dengan sesuatu yang kurang bermanfaat bagi perkembangan belajarnya di sekolah, yaitu dengan bermain game. Sementara itu, sisi positifnya setiap pelajar dapat memperoleh informasi tentang tugas-tugas pelajaran yang akan diselesaikannya serta dapat menambah pengetahuan ketika berada di kelas.

PELAJARI JUGA:  Membandingkan Penggunaan Bahasa dalam Cerpen dan Hikayat

Media internet sebagai produk dari teknologi dan informasi merupakan media yang perlu dimanfaatkan dengan baik bagi pelajar pada umumnya, bisa menjadi mitra dalam belajar. Selain bagi pelajar, dapat bermanfaat bagi guru ketika akan mencari bahan ajar untuk mengajar di kelas, ataupun menulis dan memublikasikannya sehingga setiap peserta didik dari berbagai sekolah dapat dengan mudah membacanya.

Tugas guru di kelas bukan hanya mengajarkan mata pelajaran melainkan juga bagaimana setiap pelajar dapat memahami, membuat, dan memublikasikan produk yang dibuatnya menjadi hal bermanfaat serta mampu diperoleh oleh setiap orang yang mengakses internet, misalnya tulisan-tulisan berupa puisi, cerita pendek, artikel yang berhubungan dengan pengetahuan dan keterampilan. Dengan demikian, dapat menciptakan kelas yang menginspirasi baik bagi pelajar yang lain ataupun setiap pembaca yang mengakses internet.

Hadirnya internet sebagai bagian dari perkembangan teknologi dan informasi menjadikan setiap orang bisa mengakses/memperoleh informasi dengan cepat, akurat, dan lengkap. Positif dan negatifnya suatu media bergantung kepada penggunanya dalam memanfaatkan. Bergaul dan berinternet dengan sehat akan lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.