Tujuan Pembelahan Sel, Organ Reproduksi Luar pada Wanita dan Implantasi

Pembelahan sel adalah peristiwa dimana sebuah sel membelah menjadi dua atau lebih sel baru. Pembelahan Sel merupakan cara sel untuk memperbanyak diri atau yang disebut dengan bahasa ilmiahnya proses reproduksi sel.

Sel merupakan struktur terkecil dari makhluk hidup, oleh karena itu sel sangat menentukan fungsi dan bentuk dari organ atau jaringan yang disusunnya. Kumpulan dari banyak sel dengan struktur dan fungsi yang sama disebut jaringan dan kumpulan jaringan dengan tujuan fungsi tertentu disebut organ.Untuk bisa mencapai jumlah banyak, sel melakukan pembelahan. Pembelahan sel mempunyai tujuan sebagai berikut :

  • Regenerasi sel-sel yang rusak/mati
  • Pertumbuhan dan perkembangan
  • Berkembang biak (reproduksi)
  • Variasi individu baru

Organ Reproduksi Luar pada Wanita

Seperti yang Anda ketahui bahwa reproduksi merupakan salah satu langkah mahluk hidup mempertahankan keturunan. Anatomi alat reproduksi wanita tentunya berbeda dengan pria. Alat reproduksi wanita dibagi dalam dua kategori, yaitu: Alat Reproduksi luar (Genetalia Eksterna) dan Alat Reproduksi dalam (Genetalia Interna).

Pada kesempatan ini kami mencoba membahas seputar genetalia eksterna atau alat reproduksi luar pada wanita. Berikut penjelasannya untuk Anda:

Mons veneris / Mons pubis

Disebut juga gunung venus merupakan bagian yang menonjol di bagian depan simfisis terdiri dari jaringan lemak dan sedikit jaringan ikat setelah dewasa tertutup oleh rambut yang bentuknya segitiga. Mons pubis mengandung banyak kelenjar sebasea (minyak) berfungsi sebagai bantal pada waktu melakukan hubungan seks.

PELAJARI JUGA:  Contoh Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen dan Jenis

Bibir besar (Labia mayora)

Merupakan kelanjutan dari mons veneris berbentuk lonjong, panjang labia mayora 7-8 cm, lebar 2-3 cm dan agak meruncing pada ujung bawah. Kedua bibir ini dibagian bawah bertemu membentuk perineum, permukaan terdiri dari:

Bagian luar: Tertutup oleh rambut yang merupakan kelanjutan dari rambut pada mons veneris.

Bagian dalam: Tanpa rambut merupakan selaput yang mengandung kelenjar sebasea (lemak).

Bibir kecil (labia minora)

Merupakan lipatan kulit yang panjang, sempit, terletak dibagian dalam bibir besar (labia mayora) tanpa rambut yang memanjang kea rah bawah klitoris dan menyatu dengan fourchette, semantara bagian lateral dan anterior labia biasanya mengandung pigmen, permukaan medial labia minora sama dengan mukosa vagina yaitu merah muda dan basah.

Klitoris

Merupakan bagian penting alat reproduksi luar yang bersifat erektil, dan letaknya dekat ujung superior vulva. Organ ini mengandung banyak pembuluh darah dan serat saraf sensoris sehingga sangat sensitive analog dengan penis laki-laki. Fungsi utama klitoris adalah menstimulasi dan meningkatkan ketegangan seksual.

Vestibulum

Merupakan alat reproduksi bagian luar yang berbentuk seperti perahu atau lonjong, terletak di antara labia minora, klitoris dan fourchette. Vestibulum terdiri dari muara uretra, kelenjar parauretra, vagina dan kelenjar paravagina. Permukaan vestibulum yang tipis dan agak berlendir mudah teriritasi oleh bahan kimia, panas, dan friksi.

PELAJARI JUGA:  Ilmu Persilangan dalam Kehidupan

Perinium

Merupakan daerah muskular yang ditutupi kulit antara introitus vagina dan anus. Perinium membentuk dasar badan perinium.

Kelenjar Bartholin

Kelenjar penting di daerah vulva dan vagina yang bersifat rapuh dan mudah robek. Pada saat hubungan seks pengeluaran lendir meningkat.

Himen (Selaput dara)

Merupakan jaringan yang menutupi lubang vagina bersifat rapuh dan mudah robek, himen ini berlubang sehingga menjadi saluran dari lendir yang di keluarkan uterus dan darah saat menstruasi.

Fourchette

Merupakan lipatan jaringan transversal yang pipih dan tipis, terletak pada pertemuan ujung bawah labia mayoradan labia minora. Di garis tengah berada di bawah orifisium vagina. Suatu cekungan kecil dan fosa navikularis terletak di antara fourchette dan himen.

Implantasi

Implantasi adalah kondisi ketika sel telur dibuahi maka jaringan yang berada di sekitar sel telur, yakni trofoblas, dapat merusak pembuluh darah di dalam rahim sehingga darah keluar dari leher rahim dan dikeluarkan melalui organ intim wanita. Pendarahan ini adalah ciri-ciri implantasi embrio berhasil. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan apabila wanita hamil mengalami implantasi karena hal tersebut adalah salah satu tanda kehamilan.