Lapisan Penyusun Bumi – Litosfer

Kita semua hidup di bumi. Bumi itu terdiri dari berbagai lapisan diantaranya adalah lapisan kerak bumi, lapisan mantel bumi dan juga lapisan inti. Tapi pada kesempatan ini saya akan menceritakan tentang lapisan litosfer.

Jadi apakah lapisan litosfer itu? Lapisan litosfer adalah lapisan kerak bumi yakni lapisan terluar dari bumi. Memang bumi ini diibaratkan bagai bawang, yakni terdiri dari berbagai lapisan-lapisan yang berbeda. Terdapat litosfer, astenosfer dan juga inti bumi ataupun bagian bumi yang paling terdalam.

Pengertian Litosfer

Kata litosfer sendiri berasal dari bahasa yunani. Seperti halnya ” ekonomi” yang berasal dari bahasa yunani yang merupakan gabungan dari kata oikos dan juga nomos.

Sedangkan litosfer sendiri merupakan gabungan dari kata lithos dan sphere. Lithos merupakan kata dari bahasa yunani yang berarti batu dan juga sphere yang berarti bulatam. Yang apabila digabung memiliki arti bulatan batu besar yang membentuk bumi.

PELAJARI JUGA:  Dampak Positif dan Negatif Vulkanisme dan Tektonisme

Karena itu, dapat diartikan bahwa litosfer merupakan lapisan bumi yang terluar yang memiliki ketebalan 66 km dan juga terdiri atas bebatuan.

Selain itu litosfer maupun lapisan kerak bumi ini elastis maupun selalu mengikuti bentuk muka bumi yang berbentuk bulat dan biasanya juga mengandung banyak batuan dan juga mineral di dalamnya.

3 Jenis Batuan Penyusun Litosfer

Litosfer juga mengandung tiga jenis batuan, dan batuan-batuan ini mengandung banyak mineral, seperti yang telah kita bahas bersama tadi. Tiga jenis batuan yang menyusun kerak bumi ini adalah batuan baku, batuan sedimen dan batuan metamorf.

Batuan Beku

Batuan baku sendiri merupakan batu yang terbentuk dari magma lava pijar yang telah mengering, membeku dan kemudian menjadi dingin dan berubah menjadi padat seperti bebatuan.

Batuan Sedimen

Batuan sedimen sendiri ialah batuan yang terbentuk karena lava yang telah mengering dan membeku ada yang terlepas maupun tidak menempel yang akhirnya terbawa oleh angin, air maupun terbawa oleh es yang akhirnya mengendap di suatu tempat dan akhirnya batuan inilah yang disebut dengan batuan sedimen.

PELAJARI JUGA:  Karakteristik Wilayah Daratan dan Perairan Indonesia

Batuan Metamorf

Dan batuan yang terakhir adalah batuan metamorf. Batuan metamorf sendiri adalah batuan yang mengalami kedua proses pembuatan batuan yakni batuan beku dan juga batuan sedimen, tetapi pada batuan metamorf ini tekanan yang dialami lebih besar.

Metamorf merupakan kata dasar dari metamorfosis yakni suatu proses ilmiah ataupun alami yang terjadi pada batuan asal yang biasanya terjadi diakibatkan karena suhu maupun temperatur yang meningkat.

***

Nah, demikianlah penjelasan singkat tentang lapisan pembentuk bumi yakni lapisan litosfer. Semoga dapat menambah pengetahuan anda. Terima kasih.