Beberapa Jenis Hewan Liar Yang Kini Sudah Dijadikan Peliharaan

Istilah hewan peliharaan kerap diaplikasikan untuk menjelaskan tentang hewan – hewan jinak dan imut yang dapat dielus – elus dan dipangku. Contohnya adalah anjing, kelinci, kucing atau hamster. Mereka tepat dijadikan sebagai teman bermain di rumah.

Namun saat ini istilah ini sudah semakin luas digunakan seiring dengan berkembangnya minat di dalam masyarakat untuk memelihara hewan peliharaan. Bukan terhadap kelompok yang imut – imut saja bahkan banyak hewan liar yang sudah dijadikan peliharaan.

Hewan apa sajakah itu? Simak penjelasan singkat dari kami tersebut di bawah ini.

1. Sugar Glider

Pada awalnya hewan imut – imut yang bertubuh kecil ini merupakan hewan liar di hutan. Sugar glider adalah termasuk ke dalam kelompok hewan berkantung yang masih memiliki hubungan saudara dengan kangguru.

 

Mereka tinggal di tengah hutan yaitu tepatnya di atas pohon tinggi dan membuat lubang. Namun saat ini sugar glider berhasil didomestifikasi sehingga menjadi hewan peliharaan di rumah.

Merawat hewan ini tidak begitu sulit. Karena mereka tidak berbau dan sangat bersih sehingga tidak perlu dimandikan.

Untuk pemberian makanan anda hanya perlu menyediakan buah – buahan dan sayuran yang dikombinasikan dengan suplemen hewan.

Anda hanya perlu membuatkan rumah untuknya dengan menyediakan batang pohon agar mereka bisa membuat lubang dan melakukan adaptasi dengan baik.

2. Rubah Fennec

Hewan liar yang satu ini memiliki telinga besar dengan kedua mata yang berkilauan, sehingga membuat siapa saja mudah jatuh cinta dengan rubah fennec.

Mereka adalah sejenis spesies rubah bertubuh paling kecil dan mudah jinak sehingga bukan hal yang sulit lagi untuk membiasakannya tinggal bersama – sama dengan manusia.

Rubah fennec memiliki kepribadian yang menyerupai seekor kucing dan anjing. Mereka senang bermain dengan anak – anak manusia, ramah, aktif dan suka berinteraksi dengan manusia.

Meskipun demikian, sebelumnya, mereka termasuk hewan dengan sifat high maintenance. Artinya adalah anda harus ekstra sabar dan telaten di dalam merawat mereka.

Di mana pada waktu malam hari mereka mempunyai insting liar yang sangat kuat sehingga rawan untuk kabur.

BACA:  Perbedaan Teori Evolusi Darwin vs Teori Evolusi Lamarck

Juga hewan ini termasuk ke dalam kelompok hewan nokturnal sehingga kadang – kadang bisa berisik di waktu malam hari.

3.Wallaby

Yang dimaksud dengan wallaby adalah sejenis hewan berkantung yang habitat terbesarnya ada di Australia. Hingga saat ini wallaby masih banyak tinggal di dalam hutan tepatnya diantara semak belukar, daerah rawa dan padang rumput. Namun hewan – hewan imut ini berhasil dijinakkan dan dijadikan hewan peliharaan.

Hewan yang menyerupai kangguru ini memerlukan ruang gerak yang luas supaya dapat bermain dan berlarian yang menjadi hobi dasar mereka.

Seperti juga mereka menyukai permainan lainnya antara lain suka main petak umpet sehingga kalau sekali waktu mereka kabur maka pastikan mereka sedang bersembunyi di semak – semak di taman rumah anda.

Meskipun tergolong ke dalam hewan liar yang mudah dijinakkan dan dipelihara, wallaby mempunyai sejumlah kebiasaan aneh, contohnya adalah suka ngiler, menjilat – jilat tangan, atau memuntahkan makanannya. Jadi anda harus sabar dalam hal ini.

4. Sigung

Apakah anda pernah melihat seseorang memelihara sigung ? Hewan ini jarang hidup di Indonesia namun saat ini sudah cukup populer untuk dijadikan sebagai peliharaan dengan izin terlebih dahulu kepada yang berwenang.

Sigung adalah salah satu jenis hewan yang membutuhkan ketelatenan dalam memeliharanya karena mengeluarkan bau tidak sedap dari tubuhnya.

Maka dari itu sebelum anda memutuskan untuk memeliharanya disarankan terlebih dahulu membawa mereka ke dokter hewan untuk mengambil kelenjar bau sehingga mereka tidak akan mengeluarkan aroma yang mengganggu.

Jika sudah jinak, perhatikan sikap sigun hampir mirip dengan kucing yaitu sangat menyukai perhatian dan kasih sayang. Maka dari itu luangkan sedikit waktu untuk mengelus atau bermain dengannya.

5. Ular

Hewan yang satu ini menyimpan pesona tersendiri sehingga ada banyak orang yang ingin memeliharanya. Meskipun demikian, tidak semua jenis ular dapat dengan mudah dipelihara sebagai hewan jinak.

Biasanya jika tanpa menguasai pengetahuan dasar disarankan untuk merawat spesies yang tidak berbisa saja seperti tersebut di atas.

Ular wajib dijinakkan terlebih dahulu agar bisa nyaman berada berdekatan dengan manusia. Untuk tipe manusia pemalu, disarankan memelihara ular jenis corn snake, rosy boa, garter snake, dan kingsnake. Karena mereka memiliki sifat mudah jinak dan tidak membutuhkan perawatan yang terlalu rumit.

BACA:  Mengenal Jenis-Jenis Tanaman Pangan

6. Musang

Pada zaman dahulu di Australia juga di Indonesia hewan bernama musang ini dianggap sebagai salah satu hama yang mudah sekali berkembang – biak namun senang mencuri makanan atau mengganggu ternak.

Pada perkembangan selanjutnya siapa sangka ternyata hewan yang satu ini bisa dengan mudah dijadikan sebagai peliharaan yang cantik, jinak dan manis. Mereka adalah kelompok hewan yang memiliki rasa penasaran tinggi namun sangat loyal.

Tetapi musang kadang – kadang bisa berubah drastis menjadi sangat pemalu sehingga anda harus dapat memakluminya jika melihat mereka mulai suka menyendiri. Terutama ketika kondisi rumah anda sedang ramai.

7. Iguana

Iguana adalah salah satu jenis hewan liar ketujuh yang saat ini sudah sering dijadikan sebagai peliharaan. Iguana termasuk ke dalam kelompok hewan reptil yang mudah dikumpulkan di daerah gurun hingga hutan rimba. Karakteristik tubuhnya memperlihatkan hal ini.

Iguana dilengkapi dengan cakar – cakar tajam supaya bisa dengan mudah bertengger di dahan pohon. Warna kulit dari hewan ini sangat pandai menyesuaikan diri dengan habitatnya.

Meskipun kadang – kadang terlihat garang dan menakutkan, sebenarnya iguana termasuk salah satu hewan yang tidak berbahaya. Mereka adalah kelompok hewan herbivor yang kadang – kadang bisa bersifat insektivor.

Perawatan yang dilakukan terhadap hewan ini sangat mudah. Anda hanya membutuhkan menyediakan kandang yang luas atau jika sudah sangat jinak bisa melepaskannya di dalam taman tertutup.

***

Nah setelah membaca ulasan singkat dari kami tersebut di atas, apakah anda merasa tertarik guna memelihara hewan – hewan tersebut? Sebelumnya anda harus mencari banyak riset tentang mereka.

Ketahui apa – apa saja yang mereka suka dan tidak disukai, lingkungan yang cocok untuk memelihara hingga menemukan bagaimana cara merawatnya.

Memelihara hewan tersebut di atas memerlukan sebuah komitmen dan tanggung jawab yang cukup tinggi terutama jika ingin mendomestifikasi hewan liar.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang beberapa jenis hewan liar yang kini sudah dijadikan peliharaan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.