8 Tips Menjaga Lingkungan Sekolah Agar Tetap Bersih

Seperti saat kita sedang berada di rumah, ketika di sekolah pun wajib selalu menjaga kebersihannya agar terawat sehingga semua murid dan yang lainnya di dalamnya merasa nyaman.

 

Kondisi lingkungan sekolah bisa dijaga secara bersama – sama yang dilakukan oleh petugas kebersihan sekolah dibantu oleh semua penghuni sekolah adalah sama – sama memiliki kewajiban turut serta merawat kebersihannya karena sudah menjadi tanggung jawab bersama yang dapat dilakukan dengan saling membantu guna mewujudkan kondisi lingkungan sekolah yang terawat  dan bersih.

Sekolah merupakan salah satu tempat diperuntukkan bagi para pelajar guna mengumpulkan dan menuntut ilmu. Di Indonesia sendiri mempunyai 3 tingkatan sekolah antara lain sebagai berikut sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

Yang mana seperti di negara – negara lainnya sekolah di Indonesia dapat dikatakan sebagai sebuah rumah kedua untuk para siswa / wi karena hampir sebagian waktu para murid tersebut dihabiskan di sekolah untuk belajar.

Maka dari itu lingkungan sekolah harus tetap dijaga kenyamanan dan kebersihannya yang sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dilakukan bersama – sama. Bagaimana cara menjaga kondisi / keadaan lingkungan sekolah agar terawat kebersihannya?

Nah, di bawah ini kami berikan beberapa tips menjaga lingkungan sekolah agar tetap terawat.

1. Membersihkan kolong meja

Menjaga lingkungan sekolah bisa dimulai dari hal – hal terkecil di sekitar kita. Biasanya di sekolah masing – masing murid diberikan fasilitas berupa kursi dan meja dimana ini menjadi tanggung jawab masing – masing murid yang mendudukinya.

Meja / bangku yang diduduki biasanya mempunyai sebuah kolong / ruangan kecil dibagian bawahnya yang mana setiap murid mempunyainya. Nah sudah menjadi kewajiban mereka untuk merawat kolong meja dengan telaten yaitu dengan cara tidak membuang / menyimpan dengan sengaja sampah di dalamnya.

Apabila sampah – sampah tersebut dibiarkan bertumpuk berhari – hari di dalam kolong meja maka akan menyebabkan kuman mudah bersarang di sekitarnya. Hal ini akan menyebabkan munculnya bau tak sedap yang dapat mengganggu kesehatan.

BACA:  Pengertian, Dampak Positif, dan Negatif MEA

2. Mengurangi pemakaian plastik

Seperti diketahui bahwa plastik adalah sejenis limbah yang sangat sulit untuk teruraikan. Pemakaian plastik yang dilakukan secara berlebihan bisa merusak lingkungan sekitarnya karena serat plastik sulit diuraikan dan bisa merusak lingkungan.

Oleh karenanya kurangilah pemakaian plastik dengan cara membawa bekal makanan dan minuman dari rumah dengan memakai wadah bukan plastik (dapat dipakai berulang – ulang kali). Sehingga pemakaian plastik dengan segala dampak negatifnya bisa diminimalisir.

3. Menjaga kebersihan toilet

Setiap sekolah pastilah mempunyai toilet. Toilet – toilet yang terawat dengan bersih adalah harapan semua orang. Toilet sekolah merupakan toilet yang memiliki sifat umum karena digunakan berulang kali dengan bebas oleh para warga sekolah.

Apabila toilet – toilet tersebut tidak terawat dengan baik maka bisa saja menimbulkan rasa kurang nyaman bagi yang memakai.

Maka dari itu jagalah selalu kebersihan toilet untuk kenyamanan warga sekolah secara bersama – sama. Hindari membuang sampah ke dalam toilet, bersihkan kembali toilet saat selesai dipakai dan tindakan yang lainnya. 

4. Melakukan kegiatan Jumat bersih

Kegiatan yang satu ini sudah tidak asing lagi bagi beberapa sekolah. Kegiatan jumat bersih merupakan kegiatan rutin yang wajib dilakukan setiap hari jumat.

Kegiatan ini dilakukan oleh masing – masing warga sekolah secara bersama – sama. Tujuannya adalah dalam rangka menjaga dan membersihkan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan lingkungan sekolah akan menjadi lebih terawat kebersihannya.

5. Melakukan piket kelas

Kegiatan piket kelas wajib dihidupkan mengingat ruang kelas masing – masing setiap hari dipakai untuk kegiatan belajar – mengajar yang tidak lepas dari terkena debu yang berserakan dan sampah.

Dengan adanya kegiatan piket kelas yang dilakukan secara rutin secara berkelompok maka bisa dinilai mampu mengurangi kondisi kotor di dalam ruang kelas.

Lakukan piket kelas dengan cara seperti menyapu lantai lalu mengepelnya hingga bersih, membersihkan kaca jendela sekolah, membersihkan langit – langit, melap papan tulis, menyediakan kapur tulis, memasang vas bunga dan taplak meja dan lain sebagainya.

BACA:  Susunan Bagian-Bagian Utama Sel Bakteri

6. Merawat taman – taman sekolah

Jika kondisi ruang kelas sudah dapat diatasi masalah kebersihannya maka langkah selanjutnya adalah dengan memulai melakukan perawatan terhadap lingkungan di luar kelas contohnya adalah taman sekolah.

Seperti diketahui bahwa taman sekolah adalah menjadi salah satu komponen yang penting untuk diperhatikan guna menjaga keindahan sekolah.

Taman-taman sekolah mampu menambah nilai – nilai keindahan keseluruhan lingkungan sekolah apalagi bila taman – taman tersebut terawat kebersihannya. Taman yang asri adalah terdapat hamparan rumput yang menghijau, pepohonan hias, bunga dan dikelilingi oleh kolam kecil yang berisikan ikan – ikan hias.

Masing – masing warga sekolah wajib ikut menjaga kebersihan dan kelestarian taman dengan cara menyiram pepohonan dan rumput setiap pagi hari, memotong rumput, dan tidak merusak tanaman yang berada di sekitar taman.

7. Membersihkan saluran air

Pada bagian depan kelas masing – masing sekolah umumnya memiliki gorong = gorong sebagai tempat aliran air.

Saluran air dalam hal ini adalah merupakan salah satu tempat yang jika terabaikan maka akan banyak menumpuk sampah baik itu dari sampah dedaunan yang gugur dari pohonnya atau sampah – sampah yang secara sengaja dibuang sembarangan.

Inilah yang menjadi penyebab utama aliran air tersumbat apabila sewaktu – waktu terjadi hujan dan menyebabkan air meluap.

Di samping itu, saluran yang dipenuhi oleh sampah akan tampil kotor serta memunculkan bau tidak sedap. Maka dari itu perhatikan selalu kondisi saluran air agar tetap terjaga kebersihan yang terawat.

8. Merawat ruang kelas beserta perlengkapannya

Pada umumnya di dalam sebuah ruang kelas terdapat benda – benda sebagai fasilitas sekolah contohnya meja / bangku, kursi, papan tulis dan lain sebagainya.

Tentu saja hal ini menjadi tanggung jawab kita sebagai warga sekolah untuk dapat memakai barang – barang tersebut dengan baik.

Ruang kelas dan semua benda wajib dirawat setelah dipakai semaksimal mungkin. Seperti contoh yang sederhana adalah tidak mencorat – coret tembok dan meja atau papan tulis.

***

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang beberapa tips untuk menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.