Perbedaan Antara Teks Editorial, Teks Berita dan Artikel

Menurut pendapat dari Bill Kovach dan Tom Rosenstiel di dalam bukunya yang berjudul Sembilan Elemen Jurnalisme dijelaskan bahwa jurnalisme merupakan media yang menyediakan sesuatu bersifat unik untuk sebuah budaya yang bersifat independen, akurat, bisa diandalkan, dan komperhensif diperlukan oleh warga masyarakat dalam suatu tempat untuk bergerak bebas.

Keseharian kehidupan manusia sangat dekat dengan jurnalisme. Seperti dari berita – berita di TV hingga berita yang biasa anda akses melalui telepon pintar.

Negara demokrasi seperti Indonesia mempunyai kebebasan pers yang bisa berfungsi sebagai pilar penting untuk penyaluran berbagai informasi kepada warga masyarakat.

Jurnalisme dalam hal ini merupakan salah satu panduan atau faham sementara pers adalah hal – hal lainnya yang berhubungan dengan sistem kerja jurnalistik.

 

Teks editorial dan teks berita terkait dengan penjelasan tersebut di atas adalah sama – sama merupakan produk turunan dari produk – produk jurnalistik.

Nah dalam hal ini bagaimana cara membedakan antara teks berita yang bisa anda baca sehari – hari dengan teks editorial?

Simak penjelasan mengenai perbedaan antara teks editorial dan teks berita berdasarkan tujuan, struktur, dan kaidah kebahasaan di dalam teks berikut ini.

Perbedaan Berdasarkan Tujuan

Menulis teks editorial adalah menjadi salah satu pandangan / pendapat yang dikeluarkan dari redaksi atau seseorang terhadap sebuah isu.

Pendapat ini diperkuat dengan adanya bukti – bukti berupa data – data dan fakta. Tujuannya agar bisa memberikan pandangan tertentu kepada para pembaca lalu berusaha membujuk pembaca agar bersedia berpikir mengenai isu – isu menarik yang saat ini sedang berkembang.

BACA:  Macam-Macam Ungkapan atau Idiom

Sedangkan teks berita adalah ditulis dengan tujuan untuk memberikan sejumlah informasi kepada para pembaca. Informasi yang tersaji bisa berupa kejadian – kejadian atau sekumpulan isu yang dapat memenuhi nilai – nilai terhadap sebuah berita.

Penulis berita merupakan seseorang yang berprofesi sebagai wartawan atau reporter. Dimana penulis bersangkutan tidak bisa dengan mudah memasukkan opini atau pendapatnya masing – masing ke dalam teks berita karena bisa menyalahi kode – kode etik jurnalistik.

Perbedaan Berdasarkan Struktur

Tesis atau pernyataan pendapat menjadi awal dari struktur teks editorial. Selanjutnya akan ada argumentasi adalah menjadi salah satu bukti atau alasan dalam memperkuat tesis yang sedang dipersiapkan.

Ada juga reinterasi atau dikenal dengan istilah pernyataan ulang dari pendapat yang berisikan masalah – masalah penegasan yang terdapat pada bagian akhir teks.

Sedangkan di dalam unsur teks berita, anda mengenal istilah piramida terbalik. Secara berurutan struktur berita yang umum adalah judul, lead, dan isi.

Lead dalam hal ini merupakan pancingan berita yang di dalamnya berisikan ringkasan isi. Saat anda membaca lead maka anda akan mengetahui tentang bagaimana arah berita yang sedang ditulis.

Adapun isi berita ditentukan berdasarkan 5 unsur di dalamnya yaitu what, when, where, why dan how.

Nah isi berita dalam hal ini adalah berisikan penjabaran lengkap tentang informasi atau beberapa fakta mengenai apa yang hendak disampaikan.

Perbedaan Berdasarkan Kaidah Kebahasaan

Kaidah kebahasaan di dalam teks editorial cenderung bersifat argumentatif yang mengacu kepada tujuan dan struktur.

Beberapa kaidah kebahasaan yang lumrah digunakan antara lain adverbial atau kelompok kata – kata keterangan, konjungsi, atau kelompok kata – kata penghubung, verba material atau sekumpulan kata – kata yang menunjukkan adanya peristiwa dan perbuatan fisik, verba relasional yang mencerminkan adanya hubungan, serta verba mental yang erat hubungannya dengan persepsi.

BACA:  Melengkapi Informasi dalam Proposal secara Lisan

Kaidah kebahasaan di dalam teks berita memiliki kecenderungan yang bersifat naratif. Dimana pada dasarnya teks berita memiliki tujuan untuk memberikan / menyampaikan sekumpulan informasi dengan memakai gaya bahasa harus singkat, jelas dan padat.

Paragraf masing – masing memiliki jenis deduktif. Di sini pembaca bisa mengetahui dengan jelas tentang gagasan utama pada awal paragraf. Adapun contoh strukturnya adalah semakin ke bawah menjadi teks berita yang berisikan penjelasan.

Perbedaan Antara Editorial dan Artikel

  • Editorial memiliki pendapat bahwa artikel adalah bersifat umum yang tidak dapat terbebas dari subjektivitas.
  • Editorial dalam hal ini dimaksudkan untuk meyakinkan sekelompok orang agar bersedia berpikir tentang sepanjang garis koran yang dimaksudkan saja tanpa terlalu bersifat luas. Ini adalah sebuah usaha untuk memberi pengaruh terhadap pemikiran masyarakat.
  • Staf redaksi memberikan keputusan terhadap kejadian – kejadian dan isu yang membutuhkan pendapat dari staf editorial.
  • Editorial merupakan artikel khusus yang biasa muncul di surat – surat kabar dan memuat pendapat dari editorial terhadap isu yang dibahas.
  • Yang dimaksud dengan artikel di sini merupakan kumpulan kata – kata yang bersifat umum dipakai untuk teks berita guna meliput kejadian seperti kecelakaan, bencana alam, pertemuan – pertemuan dan diskusi.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang perbedaan antara teks editorial, teks berita dan artikel. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.