Penjelasan Singkat Mengapa Air Kurang Baik untuk Termometer

Termometer pastinya Anda sudah tahu yaitu alat yang biasa digunakan untuk mengukur suhu atau temperatur dan termometer memiliki beberapa macam diantaranya termometer air raksa, termometer digital, termometer infrared, termometer empeng (Pacifier), dan termometer strip.

Namun disini kita tidak membahas satu persatu macam termometer tersebut. Seperti yang Anda baca pada judul diatas, itulah pembahasan kita disini. Mengapa air kurang berungsi jika dimasukan kedalam tabung termometer?

Zat cair sebagai bahan pengisi termometer ada dua macam, yaitu air raksa dan alkohol. Termometer air raksa banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya untuk mengukur panas badan digunakan termometer demam. Sedangkan untuk mengukur suhu suatu ruangan digunakan termometer dinding.

PELAJARI JUGA:  Pengertian Ilmu Kimia Menurut Para Ahli Secara Umum dan Manfaatnya

Alasan mengapa air tidak dipakai untuk mengisi tabung termometer adalah karena air membasahi dinding kaca, jangkauan suhunya terbatas, perubahan volumenya kecil, penghantar panas yang jelek.

Air raksa tidak membasahi dinding pipa kapiler, sehingga pengukurannya menjadi teliti. Air raksa mudah dilihat karena mengkilat. Air raksa cepat mengambil panas dari suatu benda yang sedang diukur. Jangkauan suhu air raksa cukup lebar, karena air raksa membeku pada suhu – 40 0C dan mendidih pada suhu 360 0 C. Volume air raksa berubah secara teratur.

Alkohol lebih teliti, sebab untuk kenaikan suhu yang kecil ternyata alkohol mengalami perubahan volume yang besar. Alkohol dapat mengukur suhu yang sangat rendah, sebab titik beku alkohol –1300C.